Bahaya Mengintai: Jawa Barat Terancam Bencana Besar!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walhi menyatakan kondisi hutan di Jawa Barat tersisa hanya 20%.

Walhi menyatakan kondisi hutan di Jawa Barat tersisa hanya 20%.

 

Deltanusantara.com – Jawa Barat, salah satu provinsi di Indonesia, sedang berada dalam ancaman besar. Walhi Jawa Barat memperingatkan bahwa provinsi ini sangat rentan terhadap bencana alam, seperti tsunami, gunung berapi, banjir bandang, longsor, dan tanah amblas.

Salah satu pemicu bencana ini adalah kerusakan lingkungan yang semakin parah. Rabu (3/12/2025).

Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat, Wahyudin Iwang, menyatakan bahwa upaya pencegahan, pemulihan, dan perbaikan lingkungan hampir tidak dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bandara Kertajati Hanya Melayani Satu Penerbangan, APBD Jabar Terbebani 

“Bencana ekologis tersebut sangat mungkin bisa terjadi serupa di Jawa Barat, bahkan alam bisa lebih dari itu untuk mengingatkan kita semua,”ujaranya.

Data Walhi menunjukkan bahwa pada 2023, ada 54 izin usaha perusahaan tambang yang sudah habis, namun masih beroperasi.

Pada 2024, terdapat 176 titik kegiatan tambang ilegal di Jawa Barat. Selain itu, penyusutan tutupan hutan di Jawa Barat mencapai 43% dari total kawasan hutan.

Baca Juga:  Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga mengakui bahwa kerusakan hutan di Jabar mencapai 80%. “Jawa Barat kondisi hutan yang betul-betul masih hutan kan 20 persen lagi. 80 persen kan dalam keadaan rusak,” katanya.

Walhi Jawa Barat mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk mencegah dan memulihkan kerusakan lingkungan.

“Saat ini saja, lahan kritis 900 ribu hektare masih tidak direboisasi atau reforestasi dengan serius oleh pemerintah. Kita harus bertindak sekarang untuk mencegah bencana besar di Jawa Barat!,” tegasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru