DN.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta kepada seluruh Kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bandung untuk fokus melaksanakan program yang berkaitan dengan visi misi dan janji politik kepada masyarakat.
Program yang tidak selaras dengan visi misi dan 57 rencana aksi Pemerintah Kabupaten Bandung siap dicoret. Jum’at (30/1/2026).
Dadang menekankan bahwa langkah tersebut harus dilakukan mengingat Pemerintah Kabupaten Bandung tengah menghadapi tantangan keuangan, menyusul adanya pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) hampir Rp1 triliun.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Pengurangan TKD tersebut berimbas kepada menurunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung yang awalnya ditargetkan sebesar Rp7,3 triliun, tahun ini menjadi hanya Rp6,2 triliun.
“APBD kita berkurang Rp1,1 triliun karena ada pengurangan TKD hampir Rp1 triliun. Oleh karena itu, kaitan rencana belanja tahun 2026 ini,”jelasnya
Saya minta prioritaskan belanja visi misi. Belanja dinas yang tidak terlalu penting coret saja,” tandasnya, pada Rabu (28/1).
Dadang juga menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran pada Triwulan 1 tahun ini, dengan target penyerapan minimal Rp500 miliar.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
“Saya minta terutama kepada dinas-dinas yang sudah ekspos kepada saya, untuk segera melakukan percepatan penyerapan anggaran.
Kita harus memastikan setiap program yang sudah disetujui bisa segera direalisasikan,” ucapnya.***
Penulis : Redaksi






