TNI Paling Dipercaya Publik, Tapi Angka Kepercayaan Menurun: Apa Penyebabnya?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi. Foto.IG @burhanuddinmuhtadi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi. Foto.IG @burhanuddinmuhtadi.

 

DN.com – Lembaga riset Indikator Politik Indonesia melakukan survei terhadap 1.220 responden pada 15-21 Januari 2026 dan hasilnya menunjukkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi lembaga yang paling dipercaya publik, dengan 15 persen sangat percaya dan 78 persen cukup percaya. Senin (9/2/2026).

Namun, Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan bahwa angka kepercayaan terhadap TNI ini sebenarnya sedikit menurun dibandingkan survei sebelumnya.

Baca Juga:  Dugaan Keterlibatan ASN Kemenag Jaringan NII, Itjen Turunkan Tim Investigasi

“Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen,” kata Burhanuddin.

Setelah TNI, Presiden menjadi lembaga yang paling dipercaya kedua, disusul Kejaksaan Agung di peringkat ketiga.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI merupakan lembaga yang menempati peringkat terbawah dari survei lembaga yang dipercaya.

Burhanuddin mengatakan bahwa penurunan tingkat kepuasan publik terhadap TNI disebabkan oleh indikasi peran TNI yang meluas, bukan hanya soal pertahanan.

Baca Juga:  Operator Seluler Peringatkan Risiko Kuota Tanpa Masa Berlaku dan Rollover Penuh

“Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya ya. Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan ya,” kata dia.

Oleh karena itu, Burhanuddin mendorong TNI melakukan koreksi supaya tidak terlalu ikut ke urusan sipil.

Survei ini dilakukan dengan proses pengambilan data melalui metode wawancara secara langsung, dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru