Indonesia Menunggu “Hitungan Matang” untuk Kereta Lintas‑Negara Borneo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambisi menyatukan daratan Kalimantan lewat jalur kereta lintas‑negara kembali mencuat. Proyek inj diusulkan oleh perusahaan swasta Brunei, Brunergy Utama Sdn Bhd, serta pemerintah Sarawak, Malaysia.

Ambisi menyatukan daratan Kalimantan lewat jalur kereta lintas‑negara kembali mencuat. Proyek inj diusulkan oleh perusahaan swasta Brunei, Brunergy Utama Sdn Bhd, serta pemerintah Sarawak, Malaysia.

Deltanusantara.com – Ambisi menyatukan daratan Kalimantan lewat jalur kereta lintas‑negara kembali mencuat. Proyek inj diusulkan oleh perusahaan swasta Brunei, Brunergy Utama Sdn Bhd, serta pemerintah Sarawak, Malaysia. Rabu (24/12/2025).

Jalur ini menargetkan sepanjang 1.620 km yang akan menghubungkan Pontianak, Kalimantan Barat, hingga IKN dan Samarinda, melewati wilayah Brunei serta negara bagian Sarawak dan Sabah.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memberi pernyataan resmi pada pekan ini. Ia menyambut baik niat tersebut, namun menegaskan belum ada proposal resmi yang masuk ke meja Kementerian Perhubungan.

“Itu saya baru dengar memang ada usulan dari Malaysia, dari Sarawak. Kami dengan senang hati membahasnya. Jika baik untuk semua, kenapa tidak?,” tegasnya.

Menhub menambahkan bahwa pembicaraan masih berada di level komunikasi dengan Otorita IKN, belum sampai ke ranah teknis kementerian.

Ketika ditanya soal dokumen perencanaan dan studi kelayakan, Menhub menjawab secara pragmatis “Kita lihat niatnya dulu, hitungannya bagaimana. Kita harus kaji dulu (analisis mendalam) hitungannya,” ujaranya.

Motor utama proyek

1. Brunergy Utama perusahaan infrastruktur Brunei yang mempresentasikan visi “Trans‑Borneo Railway”.

2. Kementerian Transportasi Sarawak  melalui Menteri Transportasi Dato Sri Lee Kim Shin, terus mendorong konektivitas lintas‑batas sebagai peluang ekonomi bagi Pulau Borneo.

Tantangan teknis dan geopolitik

– Standar perkeretaapian (gauge) yang berbeda antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei memerlukan investasi besar untuk penyesuaian.

– Koordinasi bea cukai, imigrasi, dan karantina (BPIK) antar‑negara menambah kompleksitas.

– Nilai investasi yang sangat tinggi menuntut kepastian volume penumpang dan logistik dari IKN serta kota‑kota besar Kalimantan.

Konteks infrastruktur IKN

Sebelumnya, Sarawak telah menginisiasi pembahasan jalur tol lintas‑batas. Pemerintah Indonesia saat ini masih fokus pada pembangunan infrastruktur internal IKN, termasuk jalan tol dan jalan bebas hambatan.

Kehadiran usulan internasional menunjukkan bahwa IKN mulai menarik perhatian investor global.

Menhub menegaskan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada analisis mendalam dan kesepakatan matang antara ketiga negara.

“Jika semua pihak siap, mengapa tidak? Tapi kita harus pastikan hitungannya tepat,” tutupnya.***

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 
Dana BOS Madrasah dan BOP RA Bisa Dicairkan Bertahap, Bisa Digunakan Bayar Gaji Guru Non-ASN Belum Bersertifikasi
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Unit Hunian Berikan Manfaat Nyata Masyarakat  
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka, Keluarga Diduga Nikmati Rp19 Miliar dari Pengadaan Outsourcing
Kabar Gembira! Kemendikdasmen Siapkan Rp 14,1 Triliun untuk Kesejahteraan Guru
KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Semarang
Arab Saudi Larang Impor Unggas dari Indonesia, Mentan: Peluang bagi Produk Olahan 

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:36 WIB

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:27 WIB

Dana BOS Madrasah dan BOP RA Bisa Dicairkan Bertahap, Bisa Digunakan Bayar Gaji Guru Non-ASN Belum Bersertifikasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11 WIB

TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:38 WIB

Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Unit Hunian Berikan Manfaat Nyata Masyarakat  

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:28 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka, Keluarga Diduga Nikmati Rp19 Miliar dari Pengadaan Outsourcing

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB