Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Tanpa Seremonial DIPA, APBN 2026 Tetap Jalan Lancar

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Dana SAL, Fokus pada Belanja untuk Dukung Ekonomi.

Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Dana SAL, Fokus pada Belanja untuk Dukung Ekonomi.

 

Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 tidak akan mengalami hambatan meski tidak ada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) secara besar‑besaran. Senin (22/12/2025).

Penegasan itu disampaikan Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (19/12/2025), menanggapi pertanyaan wartawan tentang agenda penyerahan dokumen anggaran.

Menurut Purbaya, substansi anggaran jauh lebih penting daripada seremonial. Ia bahkan mendukung pengurangan atau penghapusan acara formalitas demi efisiensi negara.

“Kan itu hanya seremonial, kalau kita mesti irit, kita irit,” katanya dengan nada lugas.

Meski tanpa prosesi simbolis seperti tahun‑tahun sebelumnya, Menkeu menjamin proses administrasi tetap berjalan sesuai koridor.

Semua kementerian dan lembaga (K/L) sudah memiliki landasan hukum dan kewenangan untuk mengeksekusi program kerja segera setelah tahun anggaran baru dimulai, tanpa harus menunggu seremoni.

“Enggak (terganggu), DIPA berjalan. Proses DIPA sudah berjalan, kementerian sudah bisa menjalankan program sesuai DIPA‑nya itu,” tutup Purbaya, menegaskan komitmen pada efisiensi dan kelanjutan program pembangunan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Berita Terbaru