Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sekitar Rp4,5 triliun dana negara harus dikembalikan ke kas negara karena tidak dapat dibelanjakan oleh kementerian/lembaga (K/L) hingga akhir tahun. Kamis (18/12/2205).
“Ada beberapa K/L yang belum sempat menyerap anggaran, jadi uangnya kembali ke kita,” kata Purbaya pada Selasa (16/12).
Menurutnya, jumlah tersebut meningkat dari Rp3,5 triliun yang sempat dilaporkan sebelumnya.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
“Kami masih belum merekapitulasi semua pengembalikan, jadi angka ini bisa terus bertambah,” jelasnya.
Purbaya menegaskan bahwa kondisi ini tidak mengancam target defisit APBN yang dipertahankan di bawah 3 %. “Setiap tahun tidak pernah ada K/L yang menyerap 100 % anggaran.
Kita asumsikan awal 99 % terserap, sisanya akan kembali lagi. Jadi defisit tetap aman,” ujarnya.
Pendapatan pajak tahun ini diperkirakan berada di bawah target Rp2.189,3 triliun, namun defisit diproyeksikan tetap berada pada kisaran 2,78 % dalam outlook terbaru.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
“Kalau penerimaan tidak maksimal, tapi pengeluaran juga tidak sepenuhnya terpakai, maka keseimbangan tetap terjaga,” tutup Menkeu.
Pengembalian anggaran yang signifikan ini menjadi sorotan sekaligus bukti bahwa penyerapan belanja publik masih menghadapi tantangan, meski pemerintah terus berupaya menjaga kestabilan fiskal.***
Penulis : Redaksi






