Deltanusantara.com – Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup permanen pendaftaran calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah mencapai target pembangunan 30.000 SPPG di seluruh Indonesia. Selasa (02/12/2025).
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa saat ini sebanyak 16.503 unit SPPG telah beroperasi, sementara 14.740 SPPG lainnya sedang dalam proses persiapan.
Dadan menjelaskan bahwa penutupan pendaftaran ini dilakukan karena target pembangunan SPPG telah tercapai. “Jadi total sudah ada sekitar 30.000 mitra, baik yang sudah operasional maupun dalam proses persiapan. Dan oleh sebab itu portalnya kami tutup permanen,” katanya.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Pada akhir Desember, BGN menargetkan sekitar 20.000 SPPG beroperasi di daerah aglomerasi dan 4.700 SPPG di daerah terpencil, yang berarti ada penambahan sekitar 3.500 SPPG yang operasional dalam sebulan.
Dengan demikian, total SPPG yang beroperasi akan mencapai 24.700 unit, yang dapat melayani minimal 60 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta.
Dadan menilai bahwa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia terbilang cepat, terutama jika dibandingkan dengan Brazil yang membutuhkan 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima.
“Brazil itu 40 juta butuh 11 tahun, kita cukup 11 bulan saja. Dan dengan 47 juta yang sudah kami berikan manfaat.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Itu artinya seluruh penduduk Malaysia dan seluruh penduduk Singapura, terutama seluruh penduduk Brunei Darussalam yang kami beri makan,” imbuh Dadan.***
Penulis : Redaksi






