Menkeu Purbaya Yudhi Berikan 3 Dukungan Pendanaan untuk IKN Nusantara

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkeu RI menerima kunjungan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. 

Kemenkeu RI menerima kunjungan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. 

 

Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji memberikan 3 dukungan pendanaan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah menerima kunjungan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Pertemuan ini berlangsung di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada Rabu, 1 Oktober 2025.

“Menkeu Purbaya turut memberikan dukungan atas 3 skema pembiayaan untuk kelanjutan pembangunan IKN,” tulis keterangan di akun Instagram @menkeuri.

Pertama, Purbaya berjanji memberikan dukungan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namum demikian  belum merinci berapa angka pasti yang dikucurkan untuk melanjutkan pembangunan ibu kota anyar tersebut.

Kedua, pendanaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Ketiga, foreign direct investment (FDI) alias investasi asing.

Purbaya dan Bos IKN Basuki juga membahas hal lain di luar pendanaan. Sang Bendahara Negara mengatakan dirinya menerima laporan progres pembangunan IKN Nusantara.

Purbaya juga mendengar update lainnya setelah IKN resmi ditetapkan Presiden Prabowo Subianto menjadi ibu kota politik mulai 2028 mendatang.

“Pak Basuki melaporkan progres program pembangunan IKN setelah terbitnya Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang menetapkan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028,” tuturnya.

Menteri keuangan yang baru menjabat sejak Senin (8/9) itu memang masih menaruh perhatian pada nasib IKN. Purbaya mencontohkan pemerintah menganggarkan Rp5,7 triliun untuk IKN pada 2025, termasuk yang tercecer di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Ia bahkan berjanji mendorong lebih cepat lagi pembangunan ibu kota baru itu pada tahun depan. Namun, mantan ketua dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu tak menyebut angka pasti yang disiapkan untuk menggarap IKN di 2026.

“IKN masih didorong. Tahun depan (2026) dorong lebih cepat lagi … Itu kan investasi cukup besar (di IKN Nusantara).

Kita harapkan nanti ketika kelihatan mulai jalan, swasta juga mulai masuk ke sana,” kata Purbaya usai Rapat Paripurna di DPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/9).

“Tapi saya akan menunggu perintah Presiden (Prabowo Subianto) seperti apa,” imbuhnya soal kepastian APBN dalam menopang pembangunan IKN.

Kebutuhan anggaran IKN 2025-2028 (menurut Otorita):

a. 2025: Rp14,40 triliun

b. 2026: Rp17,08 triliun (kebutuhan anggaran naik menjadi Rp21,1 triliun)

c. 2027: Rp14,64 triliun

d. 2028: Rp2,68 triliun

Realisasi APBN untuk IKN:

a. Total anggaran sejak 2022: Rp77 triliun

b. Realisasi 2022: Rp5,5 triliun

c. Realisasi 2023: Rp27 triliun

d. Pagu 2024: Rp44,5 triliun (realisasi Rp43,3 triliun per Januari 2025).***

Penulis : Gr

Berita Terkait

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit
Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar
KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara
Menggabungkan Perencanaan dan Eksekusi: Ujian Besar Proyek Kereta Api Era Prabowo
Kabar Baik! Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Ini Rincian Besaran dan Ketentuannya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader

Kamis, 23 April 2026 - 21:42 WIB

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:38 WIB

Mulai Juli 2026, Indonesia Setop Impor Solar Seiring Implementasi B50 Berbasis Sawit

Selasa, 21 April 2026 - 21:13 WIB

Bareskrim Bongkar Impor HP Ilegal dari China, Sita Puluhan Ribu Unit Senilai Rp235 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 20:05 WIB

KPK Telusuri Aset Tersangka Kasus RPTKA Kemnaker, Fokus Pemulihan Kerugian Negara

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB