Sumedang,Deltanusantara.com – Kabupaten Sumedang menjadi tuan rumah gelaran tahunan event internasional paralayang West Java Paragliding Championship 2025 di venue Batu Dua. Rabu (24/9/2025).
Kompetisi ini berlangsung selama 8 hari dan diikuti oleh 120 atlet pilot paralayang dari 18 negara.
Insiden Pendaratan Darurat
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Beberapa atlet mengalami insiden pendaratan darurat, termasuk Roya dari Iran yang harus turun di sawah setelah melakukan kesalahan kecil saat mendekati titik pendaratan.
Sementara itu, Mr. Boon dari Singapura mengalami luka ringan pada bagian siku tangan kanan setelah tersangkut di sebuah pohon dan dinding di area Wisata Waterboom Gajah Depa, Cimalaka.
Tim BPBD dan PMI Sumedang segera memberikan perawatan medis dan evakuasi kepada atlet yang mengalami insiden.
Supervisor BPBD Sumedang, Rully Surya, memastikan bahwa kondisi kedua pilot paralayang tersebut dalam keadaan stabil dengan hanya mengalami luka ringan.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
West Java Paragliding Championship 2025 menjadi ajang kompetisi internasional yang menarik di Sumedang.
Meskipun beberapa atlet mengalami insiden, kondisi mereka dapat dipastikan stabil dan aman.
Kompetisi ini menunjukkan bahwa Sumedang dapat menjadi tuan rumah yang baik untuk event internasional.***
Penulis : Ediyana P/Totoy S
Editor : Gr






