Sumedang,Deltanusantara.com – Kabupaten Sumedang menjadi tuan rumah gelaran tahunan event internasional paralayang West Java Paragliding Championship 2025 di venue Batu Dua. Rabu (24/9/2025).
Kompetisi ini berlangsung selama 8 hari dan diikuti oleh 120 atlet pilot paralayang dari 18 negara.
Insiden Pendaratan Darurat
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Beberapa atlet mengalami insiden pendaratan darurat, termasuk Roya dari Iran yang harus turun di sawah setelah melakukan kesalahan kecil saat mendekati titik pendaratan.
Sementara itu, Mr. Boon dari Singapura mengalami luka ringan pada bagian siku tangan kanan setelah tersangkut di sebuah pohon dan dinding di area Wisata Waterboom Gajah Depa, Cimalaka.
Tim BPBD dan PMI Sumedang segera memberikan perawatan medis dan evakuasi kepada atlet yang mengalami insiden.
Supervisor BPBD Sumedang, Rully Surya, memastikan bahwa kondisi kedua pilot paralayang tersebut dalam keadaan stabil dengan hanya mengalami luka ringan.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
West Java Paragliding Championship 2025 menjadi ajang kompetisi internasional yang menarik di Sumedang.
Meskipun beberapa atlet mengalami insiden, kondisi mereka dapat dipastikan stabil dan aman.
Kompetisi ini menunjukkan bahwa Sumedang dapat menjadi tuan rumah yang baik untuk event internasional.***
Penulis : Ediyana P/Totoy S
Editor : Gr






