Sumedang,Deltanusantara.com – Kabupaten Sumedang menjadi tuan rumah gelaran tahunan event internasional paralayang West Java Paragliding Championship 2025 di venue Batu Dua. Rabu (24/9/2025).
Kompetisi ini berlangsung selama 8 hari dan diikuti oleh 120 atlet pilot paralayang dari 18 negara.
Insiden Pendaratan Darurat
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Beberapa atlet mengalami insiden pendaratan darurat, termasuk Roya dari Iran yang harus turun di sawah setelah melakukan kesalahan kecil saat mendekati titik pendaratan.
Sementara itu, Mr. Boon dari Singapura mengalami luka ringan pada bagian siku tangan kanan setelah tersangkut di sebuah pohon dan dinding di area Wisata Waterboom Gajah Depa, Cimalaka.
Tim BPBD dan PMI Sumedang segera memberikan perawatan medis dan evakuasi kepada atlet yang mengalami insiden.
Supervisor BPBD Sumedang, Rully Surya, memastikan bahwa kondisi kedua pilot paralayang tersebut dalam keadaan stabil dengan hanya mengalami luka ringan.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
West Java Paragliding Championship 2025 menjadi ajang kompetisi internasional yang menarik di Sumedang.
Meskipun beberapa atlet mengalami insiden, kondisi mereka dapat dipastikan stabil dan aman.
Kompetisi ini menunjukkan bahwa Sumedang dapat menjadi tuan rumah yang baik untuk event internasional.***
Penulis : Ediyana P/Totoy S
Editor : Gr






