Deltanusantara.com – Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, kembali angkat bicara mengenai posisi politik mantan Presiden Jokowi pasca lengser dari jabatannya.
Dikatakan Teddy, publik seharusnya tidak perlu mempermasalahkan aktivitas politik Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
“Pak Jokowi itu adalah seniman politik. Namanya seniman politik, itudia berhenti berkesenian ketika sudah tutup mata, dipanggil ilahi,” ujar Teddy di X @TeddGus (3/5/2025).
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Teddy menilai, keterlibatan Jokowi dalam dinamika politik nasional adalah hal yang lumrah.
“Kita bisa melihat yah para politisi di negara ini yang dari tahun 80 bermunculan hingga hari ini masih ada. Mereka itu tidak akan pernah berhenti,” ucapnya.
la mencontohkan sejumlah tokoh senior yang juga tetap aktif dalam politik meski tak lagi berada di tampuk kekuasaan.
“Kenapa yang lain tidak berhenti dan Pak Jokowi harus berhenti, gitu. Ini tidak fair juga kan,” jelas Teddy.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Teddy menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang masih aktif melalui Partai Demokrat.
Bukan hanya itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, juga tetap berkecimpung di dunia politik. Hal yang sama, menurutnya, berlaku pula bagi Jokowi.
“Pak SBY masih dengan partainya, Ibu Mega masih dengan partainya. Terus Pak Jokowi sampai saat ini masih berpolitik tanpa partai,” kata Teddy.
“Pak Jokowi itu adalah seniman la bahkan menyinggung bahwa Presiden Prabowo Subianto, yang kini menggantikan Jokowi, juga merangkap sebagai Ketua Umum partai politik.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
“Pak Prabowo, presiden kita saat ini adalah Ketum Partai Politik,” imbuhnya.
Maka, menurutnya, tidak tepat jika publik mempertanyakan mengapa Jokowi masih ikut berpolitik.
“Aneh jika ada yang mempertanyakan dan membatasi, kok Pak Jokowi masih terus berpolitik. Sedangkan beliau sudah selesai menjadi presiden,” tegasnya.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Penulis : Gerry






