Berikut Alasan Pemerintah Belum Salurkan Beras Murah Bulog dan Bansos 10 Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Amran mengungkapkan alasan mengapa bansos beras 10 kg dan beras murah produksi Bulog belum disalurkan lagi oleh pemerintah. 

Mentan Amran mengungkapkan alasan mengapa bansos beras 10 kg dan beras murah produksi Bulog belum disalurkan lagi oleh pemerintah. 

 

Deltanusantara.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan alasan mengapa bantuan sosial (bansos) beras 10 kg dan beras murah Bulog belum disalurkan lagi oleh pemerintah.

Bansos atau bantuan pangan beras biasanya dikucurkan pemerintah sebagai bentuk intervensi dari mahalnya harga di pasar.

Begitu pula penyaluran beras murah Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang diproduksi Bulog. Sabtu (17/5/2025).

Amran mengungkapkan gabah di beberapa daerah justru masih di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) yang dipatok Rp6.500 per kilogram.

Jika bansos dan SPHP disalurkan dianggap malah bakal menekan harga gabah serta beras di pasar.

Baca Juga:  Jelang Kedatangan Jemaah di Madinah, PPIH Arab Saudi Terus Meningkatkan Layanan, Khususnya di kawasan Masjid Nabawi

“Harga (gabah) kami cek di lapangan bersama Bulog itu masih ada 40 persen di bawah HPP. Artinya apa? Ini harus diangkat.

Begitu kita keluarkan SPHP, terpukul lagi ini (harga gabah), turun,” jelasnya, dikutip Kamis (15/5).

“Kami cek kemarin 40 persen (daerah) di bawah HPP, yang berada pada garis HPP dan di bawah HPP itu totalnya 60 persen. Ini masih signifikan,

Ini harus kita angkat. Kalau perlu, di atas HPP semua. Kalau sudah di atas HPP semua, itu sudah top,” sambung Amran.

Baca Juga:  Besarannya Luar Biasa, Kenaikan Gaji Honorer Pulau Jawa 2025 Resmi Ditandatangani Menkeu Sri Mulyani

Mentan Amran mengatakan harga gabah turun seiring meningkatnya produksi beras. Meski begitu, ia menegaskan pemerintah tetap berupaya agar HPP gabah di tingkat petani sesuai dengan aturan yang berlaku.

Per hari ini, Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat rata-rata gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sudah naik Rp31 atau 0,47 persen ke level Rp6.632 per kg secara nasional.

Sedangkan gabah kering giling (GKG) di tingkat produsen turun Rp54 alias 0,70 persen menjadi Rp7.661 per kg.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Minta Program Waste to Energy Dipercepat, Target 18 Bulan Harus Tercapai

Memang masih ada gabah di tingkat petani yang di bawah HPP, yakni di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp6.350 per kg. Sedangkan provinsi lainnya sudah sesuai HPP, bahkan bisa tembus Rp7.000 lebih untuk setiap gram gabah.

Untuk harga beras premium di penggilingan terpantau turun Rp34 atau 0,24 persen menjadi Rp13.910 per kg.

Di lain sisi, harga beras medium penggilingan dibanderol Rp12.637 per kg alias naik Rp45 dibandingkan hari sebelumnya.***

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru