Ramai Jadi Perbincangan Nama Alun-alun Puspa Wangi Diganti! Ini Penjelasan Bupati Lucky Hakim

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai Jadi Perbincangan Nama Alun-alun Indramayu Dirubah! Ini Penjelasan Bupati Lucky Hakim

Ramai Jadi Perbincangan Nama Alun-alun Indramayu Dirubah! Ini Penjelasan Bupati Lucky Hakim

Deltanusantara.com – Pergantian nama Alun-alun Puspa Wangi (Alun-alun Kabupaten Indramayu ) kini menjadi perbincangan hangat diberbagai media sosial.

Pro dan kontra pun dipenuhi komentar oleh para netizen di Minggu 02 Maret 2025.

Nama Alun-alun Puspa Wangi sendiri dirubah menjadi Alun-alun Indramayu, diketahui, dilakukan hanya untuk,  dikembalikan pada identitas asli daerah, sebagai kebanggan Wong Dermayu.

Jadi pergantian nama Alun-alun ini, dikembalikan ke nama aslinya dulu yaitu Alun-alun Indramayu.

Sebagian besar netizen sangat setuju atas langkah yang dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang telah mengubah nama ikon fasilitas publik itu kembali ke nama semula yaitu Alun-alun Indramayu.

“Banyak yang bertanya mengapa tulisan Puspawangi dibongkar di Alun-alun Indramayu? Karena saya menilai bahwa Alun-alun Indramayu, ya tulisannya Alun-alun Indramayu.

Baca Juga:  Bahu Jalan Merah di Jabar Viral Saat Mudik Lebaran 2026, Warganet: Serasa Sirkuit Mandalika

Jadi, tidak perlu diganti-ganti namanya, kembalikan ke fungsi semula,” ujar Lucky dalam unggahan video, Sabtu 1 Maret 2025.

Masih dalam unggahan vidionya juga Bupati Lucky Hakim merespons pertanyaan Netizen terkait anggaran yang digunakan, agar lebih fokus pada penanganan infrastruktur, baik jalan maupun bangunan sekolah.

“Insyaallah, kita akan lakukan itu semua. Jalanan akan kita benahi secara bertahap secepat mungkin.

Sekolah-sekolah yang rusak akan kita perbaiki, dan program-program lainnya akan dijalankan sesuai dengan visi-misi yang telah direncanakan,” jelasnya.

Dalam kepemimpinannya, Lucky menyampaikan bahwa dia akan mulai berkantor di Pendopo Indramayu pada Senin, 3 Maret 2025.

Baca Juga:  Desa Kawungluwuk Gelar Karnaval, Kades: Kearifan Budaya Lokal Terjaga, Masyarakat Sejahtera

Dia juga berencana untuk menginventarisasi berbagai permasalahan di daerah tersebut. “Senin kita mulai berkantor sebagai Bupati Indramayu.

Kita nanti akan inventarisir semua permasalahan-permasalahan yang ada,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Lucky memberikan pesan unik terkait keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

“Oh iya, saya berpesan agar password WiFi di lingkungan pemerintah jangan menggunakan nama saya (Lucky Hakim), harus normal harus netral,” tutupnya.

Penghapusan Aset Alun-alun Puspa Wangi Dilakukan

Sementara Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda, menegaskan, untuk pembongkaran aset Alun-alun Puspa Wangi, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan bidang aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta tim apresial Dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap 20 Kasus Korupsi dalam Dua Tahun, Media Diajak Perkuat Peran Pengawasan

Artinya, perubahan nama Alun-alun Indramayu yang sedang dilakukan saat ini sudah ditempuh mekanisme penghapusan aset serta perencanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk penghapusan aset sudah clear dan sisa material diserahkan kepada bidang aset,” ungkap Erpin saat dikonfirmasi.

Dia menegaskan, aset penamaan Alun-alun Puspa Wangi sebelumnya tidak menggunakan Peraturan Bupati sebagaimana penjelasan Bagian Hukum Setda Kabupaten Indramayu.

Adapun untuk penamaan Alun-alun Indramayu ini, pihaknya menyerahkan kepada Bupati Lucky Hakim jika diperlukan penerbitan Keputusan Bupati Indramayu. “Kami menunggu arahan lebih lanjut,” tuturnya.

 

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru