BBWS Cimanuk Cisanggarung Berkomitmen, Segera Menjawab Keluhan Masyarakat Desa Kerticala Tukdana Indramayu 

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBWS Cimanuk Cisanggarung Berkomitmen, Segera Menjawab Keluhan Masyarakat Desa Kerticala Tukudana Indramayu 

BBWS Cimanuk Cisanggarung Berkomitmen, Segera Menjawab Keluhan Masyarakat Desa Kerticala Tukudana Indramayu 

 

Deltanusantara.com – Sejumlah proyek irigasi di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, yang dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWSCC) menimbulkan polemik di masyarakat.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh beberapa kontraktor masih menyisakan sejumlah permasalahan, yang dikeluhkan warga mulai dari jalan rusak, banjir, sistem irigasi yang tidak berfungsi dan polusi.

Keluhan kali ini datang dari warga Desa kerticala dan mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak. Kamis 20 Februari 2025.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Komisi 3, Sadar membuat agenda pertemuan yang dihadiri BBWSCC, Pemerintahan desa, tokoh masyarakat serta stakeholder lainnya.

Baca Juga:  Mahasiswa UMLA Gelar Penyuluhan Kesehatan di MTs Menongo, Tanamkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini

Acara pertemuan berlangsung di Kantor Desa Kerticala.Kamis 20 Februari 2025. Selepas pertemuan dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu blok apsar yang terkena dampak proyek.

Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Sadar menyampaikan, bahwa permasalahan yang terjadi dimasyarakat salah satunya disebabkan mis komunikasi.

Ia menyampaikan dengan adanya pertemuan tersebut, apa yang menjadi akar permasalahan agar segera diselesaikan.

Saya berharap pihak BBWSCC serta kontraktor pelaksana proyek segera melakukan perbaikan agar permasalahan ini tidak berlarut-larut,”tandasnya.

“Tadi kita sudah mengunjungi salah titik lokasi yang terkena dampak yang menjadi sorotan dan dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Tinggi, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Transparan

Pihak BBWSCC sendiri tadi kita dengar akan segera melakukan perbaikan objek dilokasi yang terkena dampak,”jelasnya.

Satori selaku kepala Desa Kerticala mengatakan bahwa ada area lahan yang akan ditanami palawija, namun tidak bisa dilakukannya sehubungan terganggu oleh pengerjaan proyek hingga gagal tanam.

Ia pun menuturkan atas gagal tanam itu membuat pro dan kontra dimasyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut dirinya pun harus mengocek uang pribadinya.

Saya tidak ingin pro kontra tersebut terus berlanjut, untuk itu ya! terpaksa mengeluarkan uang pribadi,”ucapnya.

Mudah-mudahan pihak BBWS segera melaksanakan apa yang sudah disampaikan di pertemuan tadi,”harapnya.

Baca Juga:  Buruknya Pelayanan Pukesmas Kertacila Kecamatan Tukdana Menjadi Bahan Perbincangan 

Sementara itu Sandi selaku kepala SNVT PJPA 1 Satker BBWS Cimanuk Cisanggarung berjanji akan menindaklanjuti apa yang dikeluhkan dalam pertemuan itu.

Kami selaku pihak kontraktor siap melakukan perbaikan secepatnya,”ujarnya

Kenzu.MH salah satu warga Desa Kerticala berharap dengan adanya kunjungan DPRD dan tim BBWSCC ke lokasi, permasalahan tersebut segera mendapat solusi konkret.

Ia meminta agar proyek-proyek irigasi di wilayah tersebut benar-benar dikerjakan sesuai standar, serta akses jalan yang rusak segera diperbaiki.

Dengan adanya Pembagunan harusnya manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh kami,”pungkasnya.***

Yuk! Baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru