ETLE Jadi Fokus Operasi Patuh Lodaya 2026, Polda Jabar Dorong Pengendara Lebih Disiplin

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sistem ETLE, pelanggaran lalu lintas dapat terdeteksi dan ditindak berdasarkan rekaman serta mekanisme yang berlaku.

Sistem ETLE, pelanggaran lalu lintas dapat terdeteksi dan ditindak berdasarkan rekaman serta mekanisme yang berlaku.

 

DN.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 mulai Senin (26/10/2026) hingga 8 November 2026. Dikutip Jum’at (30/10/2026).

Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di wilayah Jawa Barat.

Salah satu fokus dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya tahun ini adalah optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau sistem penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik.

Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Jabar dalam memperkuat penegakan hukum lalu lintas yang transparan, akuntabel, dan modern.

Baca Juga:  Operasi Pemberantasan Premanisme di Jatinangor: Polda Jabar Bertekad Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Nyaman

Melalui sistem ETLE, pelanggaran lalu lintas dapat terdeteksi dan ditindak berdasarkan rekaman serta mekanisme yang berlaku.

Optimalisasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mendorong masyarakat lebih disiplin dalam berkendara.

Namun, Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan. Edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Kepatuhan terhadap aturan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika operasi kepolisian berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap pengguna jalan perlu memahami bahwa disiplin berlalu lintas merupakan salah satu kunci untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Unit Hunian Berikan Manfaat Nyata Masyarakat  

Selama operasi berlangsung, masyarakat diimbau mematuhi berbagai ketentuan keselamatan berkendara. Pengendara dan penumpang sepeda motor wajib menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI).

Sementara itu, pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat atau lebih diingatkan untuk selalu menggunakan sabuk keselamatan.

Selain itu, pengendara diminta tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara karena dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kepatuhan terhadap rambu-rambu, marka jalan, batas kecepatan, serta ketentuan lalu lintas lainnya juga harus menjadi perhatian.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Buka Rakernis Fungsi Lantas, Tekankan Polantas Presisi di Era Digital

Polda Jabar mengajak seluruh masyarakat menjadikan Operasi Patuh Lodaya 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan di jalan raya.

Penegakan hukum melalui ETLE diharapkan berjalan seiring dengan edukasi agar tercipta perubahan perilaku berkendara yang lebih aman.

Melalui operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut, Polda Jabar berharap kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat.

Keselamatan di jalan bukan sekadar kewajiban saat ada operasi kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diterapkan dalam setiap perjalanan.***

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Diduga Campur Kapur dan Garam, Produksi Pupuk Berlabel NPK di KBB Diselidiki
Bupati Subang: Deklarasikan Pilkades Damai 2026, 165 Desa Bersiap Gunakan Sistem Digital
Calon Kades Cicadas Nomor Urut 2, Asep Mulyana, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pilkades 2026
Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026
Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:11 WIB

ETLE Jadi Fokus Operasi Patuh Lodaya 2026, Polda Jabar Dorong Pengendara Lebih Disiplin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Diduga Campur Kapur dan Garam, Produksi Pupuk Berlabel NPK di KBB Diselidiki

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Calon Kades Cicadas Nomor Urut 2, Asep Mulyana, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pilkades 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Berita Terbaru