Kapolda Jabar Buka Rakernis Fungsi Lantas, Tekankan Polantas Presisi di Era Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.,

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.,

 

Deltanusantara.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar menggelar Rapat Kerja Teknis Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2025 dengan tema “Polantas Presisi di Era Digital Mendukung Terwujudnya Asta Cita untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., pada Selasa (5/8/2025), di Aula Ditlantas Polda Jabar.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar menekankan pentingnya peningkatan kualitas kinerja kepolisian lalu lintas melalui penguatan empat sistem utama, yaitu Penerapan Fungsi Regident, Penegakan Hukum, Kamseltibcarlantas, dan Turjawali.

Baca Juga:  MTS Tanjungsiang Bantu Rani yang Harus Urus Tiga Adik, Satunya Masih Bayi

Kapolda Jabar juga berharap Rakernis ini mampu menyatukan langkah dan strategi jajaran lalu lintas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Empat Sistem Utama

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa empat sistem utama tersebut meliputi:

1. Penerapan Fungsi Regident

Sistem Regident harus menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, dengan verifikasi ganda untuk mencegah penyalahgunaan identitas.

Baca Juga:  Diduga Hendak Mengikuti Unras Ke Jakarta, 96 Pelajar dari Berbagai Daerah di Jabar Berhasil Diamankan

2. Penegakan Hukum

Penegakan hukum harus bersifat tegas, adil, dan berbasis teknologi, dengan pengembangan sistem tilang elektronik (ETLE) untuk memperluas jangkauan pengawasan.

3. Kamseltibcarlantas

Keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas menjadi tujuan utama pelayanan lalu lintas, dengan strategi preventif melalui edukasi publik dan kampanye keselamatan.

4. Turjawali

Sistem Turjawali akan dilaksanakan secara aktif dan terukur, dengan penempatan personel pada jam-jam sibuk dan titik-titik rawan macet, didukung dengan teknologi pemantauan lalu lintas real-time.

Baca Juga:  Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025: Sinergi Polda Jabar & Kemenag Ciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Perundungan

Tujuan Rakernis

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Rakernis ini digelar sebagai wadah konsolidasi dan evaluasi kinerja fungsi lalu lintas

Selain itu, sekaligus juga untuk  menyamakan persepsi dan strategi pelaksanaan tugas di lapangan agar semakin presisi dan berdampak positif bagi masyarakat.***

Editor : Gerry

Sumber Berita : Moh Asep /Humas Polda Jabar

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru