Kementerian PKP dan KAI Siapkan Hunian TOD di Bandung, Kiaracondong dan Laswi Jadi Proyek Percontohan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)  bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memetakan aset lahan milik KAI di Bandung untuk pembangunan hunian berkonsep transit oriented development (TOD).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memetakan aset lahan milik KAI di Bandung untuk pembangunan hunian berkonsep transit oriented development (TOD).

 

DN.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memetakan aset lahan milik KAI di Bandung untuk pembangunan hunian berkonsep transit oriented development (TOD). Selasa (7/4/2026).

Dua lokasi yang menjadi fokus pengembangan berada di kawasan Laswi dan Kiaracondong, Kota Bandung.

“Setelah sebelumnya kami meninjau lokasi di Tanah Abang dan Kota Tua, hari ini kami melanjutkan ke Bandung, tepatnya di Kiaracondong dan Laswi,” ujar Maruarar kepada wartawan di Kiaracondong, Senin (6/4/2026).

Menurut Maruarar, kedua lokasi tersebut dinilai sangat strategis dan berpotensi menjadi proyek percontohan pengembangan hunian berbasis TOD. Total luas lahan yang disiapkan mencapai sekitar 1,5 hektare.

Baca Juga:  Otorita IKN Terima Anggaran Rp 6 Triliun 2026, 38 Pejabat Perbendaharaan Dilantik

“Ini akan menjadi contoh yang lengkap. Lokasinya sangat unik dan strategis, dengan luas sekitar 7.000 hingga 8.000 meter persegi,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta PT KAI terkait rencana pembangunan tersebut.

Dalam waktu dekat, tim gabungan akan dibentuk untuk menyusun konsep dasar proyek.

“Kami akan segera membentuk tim yang melibatkan kementerian, KAI, pemerintah daerah, dan balai terkait. Targetnya, pada tanggal 25 bulan ini sudah ada gambaran konsep dasar,” ujarnya.

Baca Juga:  Setiap Tahun 160-166 Ribu ASN Pensiun, Rekrutmen CASN Tahun 2026 Masih Tergantung Anggaran  

Konsep hunian TOD yang dirancang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, tempat ibadah, area parkir, serta fasilitas umum lainnya.

Dalam hal pembiayaan, Maruarar menyebutkan akan ada beberapa skema yang digunakan, termasuk pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari pihak swasta dan yayasan.

“Ada komitmen dari perusahaan seperti Astra untuk turut serta melalui CSR. Selain itu, bisa juga menggunakan skema komersial, dan tentunya tetap berpihak pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” jelasnya.

Baca Juga:  Gempa M 7,6 Guncang Sulut, BMKG Catat Gelombang Tsunami di Sejumlah Wilayah

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan pihaknya tengah melakukan penghitungan unit hunian yang akan dibangun dalam kawasan terintegrasi tersebut.

“Konsepnya TOD, sehingga nantinya kawasan ini akan terintegrasi dengan fasilitas bisnis dan umum. Detailnya akan kami paparkan pada pertemuan tanggal 25,” kata Bobby.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan TOD akan mencakup area hunian, bisnis, serta ruang publik yang terintegrasi dengan transportasi, guna meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa
Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG
KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim
Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG
Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres
Istana Jelaskan Alasan Prabowo dan Gibran Tak Duduk Berdampingan di Sidang Kabinet Paripurna
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Fokus Berobat Penyakit Jantung atas Restu Presiden Prabowo
Rencana Pemerintah Gandeng PT Pindad Produksi Tabung CNG 3 Kg

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:36 WIB

Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26 WIB

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:36 WIB

Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres

Berita Terbaru