DN.com – Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Bandung, memimpin Apel Latihan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Penanganan Huru Hara Polres Rayon Bandung Raya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tegalega, Jalan Otista, Kota Bandung, Dikutip Kamis (10/9/2026).
Apel latihan diikuti sebanyak 1.259 personel gabungan yang terdiri atas personel Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, Polres Sumedang, Polda Jawa Barat, TNI, serta sejumlah instansi terkait.
Kegiatan turut dihadiri Karoops Polda Jabar, Wakapolrestabes Bandung, Kapolres Cimahi, Kapolres Sumedang, para pejabat utama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Kepala BPBD, para Kapolsek jajaran, serta para Perwira Pengendali (Padal).
Dalam arahannya, Kapolrestabes Bandung menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, soliditas, dan sinergitas seluruh personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Latihan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel, peralatan, pola komunikasi, serta koordinasi antarsatuan dan instansi terkait dalam menghadapi situasi kontingensi, khususnya potensi gangguan keamanan yang melibatkan massa.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan simulasi Sispamkota diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam mengambil tindakan secara cepat, tepat, terukur, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan memastikan setiap unsur yang terlibat memahami tugas, tanggung jawab, serta mekanisme pengamanan di lapangan.
Dengan demikian, pelaksanaan tugas diharapkan dapat berjalan efektif dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat dan personel.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dr. H. Asep Saepudin, S.Pd., M.H.
Dalam TFG tersebut, personel mendapatkan penjelasan mengenai skenario latihan, pembagian tugas, penempatan pasukan, tahapan pengamanan, jalur evakuasi, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi peningkatan eskalasi gangguan Kamtibmas.
“Melalui latihan ini, seluruh personel diharapkan mampu memahami peran masing-masing, meningkatkan kemampuan koordinasi, serta membangun kesiapan dalam menghadapi setiap potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Rayon Bandung Raya,” ujar Hendra.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan latihan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif.***
Penulis : Moh Asep
Editor : GR