DN.com – Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang resmi diluncurkan pada 14 Oktober 2025 lalu. Kamis (15/1/2026).
Sementara penerima manfaat mulai dari 1.000 penerima, jumlah tersebut terus bertambah menjadi 1.200, 1.500, dan kini mencapai 3.958 orang.
Dari angka itu, sekitar 3.400 orang merupakan peserta pendidikan (B3), sisanya merupakan penerima manfaat lain.
Pengelola program membagi penerima menjadi dua grup: grup VIP sekolah dan grup VIP kader.
“Melalui grup‑grup tersebut, komunikasi antara pengurus, guru PAUD/TK, dan relawan berjalan lancar.
“Kami rutin mengadakan silaturahmi, melalui pesan di group terkait dengan menu makanan,” ujar Kepala SPPG Neng Riani Nofianti, S.E.

Selain fokus pada distribusi gizi, SPPG berkolaborasi dengan UPTD Puskesmas Tanjungsiang untuk pemeriksaan kesehatan rutin relawan.
Setiap Sabtu, kami mengadakan senam, kerja bakti, dan family gathering untuk memperkuat kebersamaan. Relawan juga menerima suplemen vitamin setiap dua minggu sekali,” tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, jumlah relawan aktif tercatat 47 orang, dengan tambahan 5 orang lainnya yang siap dilibatkan.
Program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat,” ujaranya.
SPPG Subang‑Tanjungsiang-Tanjungsiang terus berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat untuk menyesuaikan kurikulum gizi, sehingga manfaatnya dapat terintegrasi secara berkelanjutan.***
Penulis : Gr