Ratusan Siswa di Kabupaten Bandung Barat Mengalami Keracunan Makanan MBG, Polisi Lakukan Penyelidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan: Polisi lakukan penyelidikan penyebab ratusan siswa di Kabupaten Bandung Barat mengalami keracunan makanan MBG.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan: Polisi lakukan penyelidikan penyebab ratusan siswa di Kabupaten Bandung Barat mengalami keracunan makanan MBG.

 

Deltanusantara.com – Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Senin (22/9/2025) pukul 23.56 WIB, jumlah korban sementara tercatat sebanyak 301 orang, terdiri dari siswa SD, MTs, SMP, dan SMK. Selasa (23/9/2025).

Penanganan darurat dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan rincian:

Baca Juga:  Pawai Obor 1 Muharram 1447 H Berjalan Aman dan Lancar, Kapolsek Bersama Kasi Trantib Kecamatan Cisalak Sampaikan Terima Kasih

– Puskesmas Cipongkor: 116 orang dirawat
– *Bidan Desa Sirnagalih: 13 orang dirawat
– RSUD Cililin: 27 orang dirawat
– Posko Kecamatan Cipongkor: 127 orang dirawat
– RSIA Anugrah: 18 orang dirawat

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk menelusuri sumber makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini.

Baca Juga:  Antusias Peserta di Gerak Jalan Sehat Milad ke 58 MTs Tanjungsiang, Wujudkan Semua Pasti Raih Impian Tinggi

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara program MBG untuk evaluasi menyeluruh

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) dan menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menampung korban.

Mereka juga mengambil sampel muntahan untuk dibawa ke laboratorium guna mengetahui penyebab keracunan.***

Penulis : Gr

Sumber Berita : Moh Asep/ Humas Polda Jabar

Berita Terkait

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat
Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung
Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung
Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia
Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 
Camat Cisalak Pimpin Rapat Minggon Triwulanan, Bahas Pilkades Serentak, Kesehatan hingga Ketahanan Pangan
Pemprov Jabar Ambil Alih Jembatan Gantung Margacinta Pangandaran, Pembangunan Permanen Ditargetkan 2027
Lansia di Cisompet Ditemukan Meninggal, Polisi Amankan Seorang Pria

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:15 WIB

Terlibat Pelanggaran Berat, Tiga Personel Polresta Bandung Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 9 September 2026 - 15:07 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Cileunyi P21, Taufik Hidayat Dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Bandung

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Berkas Taufik Hidayat Dinyatakan P-21, Polda Jabar Siap Limpahkan Tersangka ke Kejari Kabupaten Bandung

Jumat, 4 September 2026 - 13:02 WIB

Jelang Pilkades, Camat Tanjungsiang Rano Tekankan Netralitas dan Integritas Panitia

Jumat, 4 September 2026 - 12:45 WIB

Pilkades Gardusayang, Delapan Bacalon Resmi Mendaftar, Satu Nama Segera Menyusul 

Berita Terbaru