Deltanusantara.com – Duel Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam yang berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa 10 Juni 2025 malam WIB.
Harimau Malaya menang telak 4-0!, di matchday 2 Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.
Kemenangan tersebut tak lepas dari peran para pemain naturalisasi yang kini terus mendapatkan sorotan.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Menanggapi hal tersebut. Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, geram melihat pemain-pemain naturalisasi di skuadnya terus disorot.
Empat gol Malaysia disumbangkan Joao Figueiredo (49’), Rodrigo Holgado (59’), La’Vere Corbin-Ong (67’), dan Dion Cools (88’). Mereka kini memimpin Grup F dengan nilai enam dari dua laga.
Usai pertandingan, Cklamovski meluapkan emosinya ketika mendapat pertanyaan soal banyaknya pemain naturalisasi di tubuh Timnas Malaysia. Ia berharap hasil itu mengubah pandangan negatif.
“Saya sudah mendengar banyak keluhan soal Timnas Malaysia yang terlalu banyak memainkan pemain naturalisasi.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Saya lelah dengan ini semua. Sudahkah Anda lihat hasilnya hari ini?” kata Cklamovski dengan nada tinggi, dikutip dari Soha, Rabu (11/6/2025).
“Saya berharap hasil ini menyatukan pandangan soal sepakbola Malaysia. Timnas Malaysia terus mengembangkan kualitas, tetapi saya punya banyak pekerjaan,” tegas pria asal Australia tersebut.
Sorotan ke arah pemain-pemain naturalisasi Timnas Malaysia semakin banyak beberapa pekan terakhir.
Apalagi semenjak FAM mengumumkan Facundo Garces resmi bergabung dengan skuad Negeri Jiran.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Pasalnya, darah keturunan mereka, termasuk Garces, dipertanyakan. Sebab, sesuai aturan FIFA, seorang pemain bisa berpindah tim nasional selama memiliki darah keturunan hingga paling tidak generasi ketiga (kakek-nenek).
Sementara, sulit membuktikan darah keturunan Malaysia mengalir di tubuh beberapa pemain naturalisasi terutama yang berasal dari Amerika Latin.
Seperti diketahui Negeri Jiran tidak punya sejarah dengan negara-negara tersebut seperti halnya Indonesia dengan Belanda.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com di GoogleNews.
Penulis : Gerry






