Deltanusantara.com – Puluhan siswa SMKN 1 Cihampelas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 24 September 2025.
Ini merupakan kasus keracunan massal ketiga dalam beberapa hari terakhir di KBB, setelah sebelumnya terjadi di Cipongkor dengan dua dapur MBG berbeda.
Hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 39 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan, 19 siswa dilarikan ke RSUD Cililin untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Cililin AKP. DMS Andriani Sapin.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Sementara 20 siswa lainnya dirawat di sekolah. Gejala yang dialami siswa relatif seragam, meliputi, mual, pusing, muntah-muntah dan gangguan pencernaan lainnya.
Polsek Cililin masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan.
Kapolsek Cililin AKP. DMS Andriani Sapin menyebutkan makanan yang dibagikan berupa ayam goreng, kentang rebus, telur rebus, pecel, dan pisang dari Dapur SPPG Mekarmukti.
Jumlah korban keracunan massal ini terus bertambah, dengan total saat ini mencapai 57 orang.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Korban tersebar di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain. RSUD Cililin 13 orang, Puskesmas Cihampelas 6 orang, Puskesmas Cililin 7 orang,” jelasnya.
RSIA Azzahra Batulayang 7 orang. Klinik Yaki 1 orang. RSIA Anugrah AlZ 8 orang, dan UKS SMKN 1 Cihampelas 9 orang
Sementara itu, 7 siswa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.***
Penulis : A Rahmat
Editor : Gr






