KDMP Desa Hadapi Tantangan Pengadaan Tanah dan Honor Pegawai, Kini Ramai Diperbincangkan!

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan tanah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta honor pegawai kini menjadi keluhan dan pertanyaan.

Pengadaan tanah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta honor pegawai kini menjadi keluhan dan pertanyaan.

 

DN.com – Koperasi Desa Merah Putih pada awalnya memberikan harapan besar bagi masyarakat desa, namun kini berubah menjadi keluhan, pertanyaan terkait Pengadaan tanah serta honor pegawai kini menjadi pertanyaan.

Salah satunya diungkapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cisalak menghadapi tantangan krusial terkait pengadaan tanah.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cisalak menghadapi tantangan krusial terkait pengadaan tanah tentunya honor pegawai.

Ketua KDMP, Agus Hendra, SE, berharap Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan klarifikasi terkait isu ini. Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:  Terseret Pengembangan Kasus Suap Bupati Bekasi, Ipda Yayat Sudrajat Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Pengadaan Tanah: Kriteria dan Tantangan

Pengadaan tanah untuk KDMP memerlukan lokasi strategis, kondisi fisik lahan yang siap bangun, dan aset desa tersedia minimal 1.000 m². Namun, banyak desa yang terkendala dalam memenuhi kriteria ini.

“Kriteria lahan harus meliputi lokasi strategis, kondisi fisik lahan yang siap bangun, dan aset desa tersedia minimal 1.000 m², hal inilah yang terkendala oleh banyak desa,” ungkap Agus Hendra.

Baca Juga:  Tanah Galian Proyek PSN Pipa Gas Cisem II, Tutupi Sejumlah Halaman Warung Kaki Lima, Ekonomi Pedagang Kini Terhenti

Di Kecamatan Cisalak, terdiri dari 9 desa, hanya satu desa yang kini sedang dalam tahap proses pembangunannya, sementara 8 desa lainnya masih memutar otak untuk pengadaan tanah KDMP.

Honor Pegawai: Ketidakpastian dan Kekhawatiran

Honor pegawai KDMP berasal dari dana operasional koperasi, bukan APBN atau APBD. Besaran gaji disesuaikan dengan skala usaha dan keputusan rapat anggota, namun belum ada ketetapan resmi.

“Kemenkop perlu memberikan perhatian serius pada isu ini,” ujar Agus Hendra.

Baca Juga:  FPP Kabupaten Subang Gelar Workshop Kemandirian Pesantren, Dorong Penggerak Ekonomi Bagi Masyarakat Sekitar

Agus Hendra menyatakan bahwa pembentukan KDMP bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, ketidakpastian terkait honor pegawai dapat mempengaruhi kinerja dan motivasi pegawai.

Harapan dan Tantangan Ke Depan

KDMP ini hanya akan berjalan bagi desa yang mempunyai lokasi lahan yang strategis, namun ini tidak menentukan keberlangsungan jika honornya tidak diperhatikan.

Kemenkop diharapkan segera menyelesaikan isu ini untuk memastikan kelangsungan program KDMP.***

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru