Terseret Pengembangan Kasus Suap Bupati Bekasi, Ipda Yayat Sudrajat Ajukan Pengunduran Diri dari Polri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menduga Yayat memiliki belasan aset berupa tanah dan bangunan mewah yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, dan Karawang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menduga Yayat memiliki belasan aset berupa tanah dan bangunan mewah yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, dan Karawang.

 

DN.com – Anggota Intelkam Polsek Cimanggis, Ipda Yayat Sudrajat, menjadi sorotan dalam pengembangan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bekasi periode 2025–2030, Ade Kuswara Kunang.

Di tengah proses penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yayat disebut telah mengajukan pengunduran diri dari institusi Polri sejak sekitar enam bulan lalu.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan Yayat sebelumnya juga telah menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sekitar satu hingga dua bulan sebelum KPK menggeledah rumah Yayat di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, dan Depok.

Baca Juga:  Sejumlah Anggota Polri Serta ASN di Polda Jawa Barat Mendapatkan Kenaikan Pangkat

“Betul (sudah diperiksa Propam sebelum penggeledahan oleh KPK). Sudah dari 1-2 bulan lalu,” kata Jupriono, Rabu (23/9/2026).

Menurut Jupriono, setelah menjalani pemeriksaan internal tersebut, Yayat tidak dapat melaksanakan tugas. Ia disebut mengalami gangguan kesehatan dan menjalani rawat jalan.

Jupriono juga mengungkapkan bahwa Yayat telah mengajukan pengunduran diri dari Korps Bhayangkara sejak sekitar enam bulan lalu.

“(Dia) tidak dapat melaksanakan tugas dan sudah mengajukan pengunduran diri sejak enam bulan lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral Anggota Polri Pengemudi Alphard Bersujud dan Push-up Minta Maaf ke Satpam Bundaran HI, Akui Bersikap Arogan

Sementara itu, KPK telah melakukan penggeledahan terhadap rumah Yayat di wilayah Depok, Jawa Barat, sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Penggeledahan tersebut merupakan yang kedua.

Sebelumnya, penyidik KPK telah menggeledah rumah Yayat di kawasan Cibubur.
Yayat juga telah dimintai keterangan oleh penyidik KPK setelah penggeledahan tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menduga Yayat memiliki belasan aset berupa tanah dan bangunan mewah yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, dan Karawang.

Baca Juga:  Tegur Pengendara Berknalpot Bising Berujung Pengeroyokan, Gerak Cepat Polres Garut Amankan 21 Orang 

KPK masih menelusuri aset-aset lain yang diduga berkaitan dengan Yayat. Dalam pengembangan perkara tersebut, KPK menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum.

Hingga laporan ini disusun, KPK belum menetapkan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan tersebut.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara dugaan suap yang sebelumnya menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Dalam perkara tersebut, Ade diduga menerima uang sebesar Rp11,4 miliar dari pengusaha Sarjan, yang penanganan perkaranya dilakukan dalam berkas terpisah.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu
Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga
Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas
Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian
Pemprov Jabar Siapkan Pelatihan Berbasis SMK, Penuhi Kebutuhan 8.000 Pekerja VinFast Subang pada 2027
Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar
Stadion Si Jalak Harupat Direnovasi 2027, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Siapkan Standar Internasional
Irjen Pol. Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Siap Lanjutkan Program dan Benahi Pekerjaan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar

Berita Terbaru