Hujan Deras Picu Longsor di Tasikmalaya, Satu Anak Tewas Tertimbun

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana longsor menerjang pemukiman warga di Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin dini hari (4/8/2025).

Bencana longsor menerjang pemukiman warga di Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin dini hari (4/8/2025).

 

Deltanusantara.com – Bencana longsor menerjang pemukiman warga di Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin dini hari. (6/8/2025).

Akibat peristiwa tragis ini, seorang anak berusia 8 tahun tewas tertimbun longsor, sementara ibu dan kedua saudaranya mengalami luka berat,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Kronologi Kejadian

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam.

Menurut Kapolsek Cigalontang, Iptu Aan, longsor berasal dari tebing setinggi enam meter di belakang rumah korban.

Tebing tersebut ambruk dan menerjang dinding rumah saat keluarga Sinta (32) sedang beristirahat,”tuturnya.

Korban Jiwa dan Luka

Nabila (8) ditemukan tewas setelah seluruh tubuhnya tertimbun tanah dan reruntuhan dinding.

Sementara itu, Sinta, Nadia (10), dan Abizar (5) mengalami luka serius akibat hantaman material longsor.

Korban luka berat langsung dievakuasi ke RSUD KHZ Musthafa untuk mendapatkan perawatan medis,” ucap Kapolsek Cigalontang.

Proses Evakuasi dan Pembersihan

Proses evakuasi dan pembersihan material longsor di lokasi kejadian dilakukan oleh tim gabungan dari Shabara Polres Tasikmalaya, TAGANA, BPBD, dan para relawan.

Mereka bekerja sama untuk membersihkan material longsor dan membantu korban yang terkena dampak bencana,”jelas dia.

Kondisi Korban

Kasi Pelayanan Medis RSUD KHZ Musthafa, dr. Sudaryan, menyampaikan kondisi para korban. Dua anak, Nadia dan Abizar, sudah tertangani dan mengalami luka di kepala.

Sementara itu, Sinta sedang dalam tindakan operasi karena mengalami luka di wajah dan kepala yang dikhawatirkan dapat menyebabkan infeksi,” ungkapnya.***

Editor : Gerry

Sumber Berita : Moh Asep/ Humas Polda Jabar

Berita Terkait

Forkopimcam Sugio Gelar Rapat Mendesak, Libatkan Perguruan Silat Demi Jaga Kondusivitas Wilayah
Di Balik Rusaknya Jalan Sugio–Lamongan: Tambal Sulam Gagal, Warga Jadi Korban
Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri
Hadiah untuk Guru: Antara Rasa Terima Kasih dan Risiko Gratifikasi
Kapolda Jabar Pimpin Lari Bersama, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Soliditas Personel
Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”
Birokrasi KBB Dituding “Darurat Akut”, Isu Jual Beli Jabatan hingga Skandal Moral Memantik Desakan Aksi Radikal
Berani Tanpa Modal Uang, Sami’an Guncang Tradisi Mahar Politik dan Sentil Pengelolaan Tanah Ganjaran

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:01 WIB

Forkopimcam Sugio Gelar Rapat Mendesak, Libatkan Perguruan Silat Demi Jaga Kondusivitas Wilayah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:50 WIB

Di Balik Rusaknya Jalan Sugio–Lamongan: Tambal Sulam Gagal, Warga Jadi Korban

Senin, 15 Juni 2026 - 13:07 WIB

Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:40 WIB

Hadiah untuk Guru: Antara Rasa Terima Kasih dan Risiko Gratifikasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”

Berita Terbaru