Deltanusantara.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun 2026 dengan sederhana dan tidak berlebihan. Selasa (22/12/2025).
“Akhir tahun saya harapkan dilaksanakan dengan doa. Artinya, setiap orang tidak mengekspresikan secara berlebihan,” ujarnya.
Imbauan ini disampaikan Dedi seiring dengan status tanggap bencana yang ditetapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar hingga April 2026.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Kondisi tersebut diperkuat dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kemunculan Siklon 93S yang berpotensi memicu cuaca ekstrem pada 18–25 Desember.
“Hati-hati di jalan, hati-hati di tempat wisata. Hati-hati terhadap curah hujan,” kata Dedi Mulyadi.
Dia pun berharap pergantian tahun dapat menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik.
“Semua orang harus hati-hati. Dan rakyat, tahun baru sebagai bahan evaluasi agar tahun depan jauh lebih baik,” tandasnya.***
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Penulis : Gr






