Deltanusantara.com – Banjir bandang yang melanda Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (30/10/2025), diduga kuat disebabkan oleh kerusakan lingkungan di hulu sungai dan jebolnya tanggul penahan air.
Menurut Kepala BPBD Sukabumi, Eki Radiana Rizki, air keruh dan material lumpur pekat yang dibawa arus menunjukkan adanya pendangkalan sungai dari hulu yang diperparah oleh batang pohon besar yang terbawa arus.
Belum ada konfirmasi apakah banjir bandang ini terkait dengan aktivitas tambang liar (Peti), karena saat ini tim gabungan masih fokus pada pembersihan dan pendataan korban.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
“Kalau melihat air sungai yang keruh, ini ada pendangkalan,” kata Eki Radiana. Melansir 24jamnews.com.
Banjir bandang ini menyebabkan kerusakan parah pada pemukiman warga, fasilitas umum, dan infrastruktur di sekitar lokasi.
BPBD Sukabumi telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pembersihan dan pendataan korban, serta menyediakan bantuan bagi warga yang terdampak ¹.
Penulis : Gr






