Deltanusantara.com – Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta. Senin (27/10/2025).
Pada pertengahan Oktober 2025, sebanyak 491 siswa dari SMAN 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menjadi korban keracunan.
Terbaru, pada 24 Oktober 2025, sekitar 215 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Sleman juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berpendapat bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) perlu mempertimbangkan kembali target produksi MBG 2.000 porsi per hari untuk satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Sultan, potensi keracunan dapat diminimalkan jika target produksi dibagi ke beberapa sub dapur MBG.
Sultan juga menekankan pentingnya memahami daya tahan makanan dan pola masak yang baik untuk mencegah keracunan pangan.
“Lah kalau masaknya sampai dua ribu hanya satu kelompok, yang namanya (potensi) keracunan akan selalu terjadi,” ujar Sultan.***
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Penulis : Gr






