Deltanusantara.com – Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta. Senin (27/10/2025).
Pada pertengahan Oktober 2025, sebanyak 491 siswa dari SMAN 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menjadi korban keracunan.
Terbaru, pada 24 Oktober 2025, sekitar 215 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Sleman juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berpendapat bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) perlu mempertimbangkan kembali target produksi MBG 2.000 porsi per hari untuk satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Sultan, potensi keracunan dapat diminimalkan jika target produksi dibagi ke beberapa sub dapur MBG.
Sultan juga menekankan pentingnya memahami daya tahan makanan dan pola masak yang baik untuk mencegah keracunan pangan.
“Lah kalau masaknya sampai dua ribu hanya satu kelompok, yang namanya (potensi) keracunan akan selalu terjadi,” ujar Sultan.***
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Penulis : Gr






