Sultan Yogyakarta: Target Produksi MBG 2.000 Porsi Per Hari Masih Perlu Diperhitungkan Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta.

Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta.

 

Deltanusantara.com – Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta. Senin (27/10/2025).

Pada pertengahan Oktober 2025, sebanyak 491 siswa dari SMAN 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menjadi korban keracunan.

Terbaru, pada 24 Oktober 2025, sekitar 215 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Sleman juga dilaporkan mengalami gejala serupa.

Baca Juga:  Korban Tenggelam di Pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Garut Ditemukan Nelayan

Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berpendapat bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) perlu mempertimbangkan kembali target produksi MBG 2.000 porsi per hari untuk satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Sultan, potensi keracunan dapat diminimalkan jika target produksi dibagi ke beberapa sub dapur MBG.

Sultan juga menekankan pentingnya memahami daya tahan makanan dan pola masak yang baik untuk mencegah keracunan pangan.

Baca Juga:  Polda Jabar Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Lah kalau masaknya sampai dua ribu hanya satu kelompok, yang namanya (potensi) keracunan akan selalu terjadi,” ujar Sultan.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru