Deltanusantara.com – Kasus dugaan keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terjadi beberapa kali di Yogyakarta. Senin (27/10/2025).
Pada pertengahan Oktober 2025, sebanyak 491 siswa dari SMAN 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menjadi korban keracunan.
Terbaru, pada 24 Oktober 2025, sekitar 215 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Sleman juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berpendapat bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) perlu mempertimbangkan kembali target produksi MBG 2.000 porsi per hari untuk satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Sultan, potensi keracunan dapat diminimalkan jika target produksi dibagi ke beberapa sub dapur MBG.
Sultan juga menekankan pentingnya memahami daya tahan makanan dan pola masak yang baik untuk mencegah keracunan pangan.
“Lah kalau masaknya sampai dua ribu hanya satu kelompok, yang namanya (potensi) keracunan akan selalu terjadi,” ujar Sultan.***
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Penulis : Gr






