Pemkab Bandung Dinilai Layak Jadi Percontohan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Akhli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) Republik Indonesia (RI) dalam Sosialisasi Program MBG Tingkat Kabupaten Bandung 2025.

Staf Akhli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) Republik Indonesia (RI) dalam Sosialisasi Program MBG Tingkat Kabupaten Bandung 2025.

 

Deltanusantara.com – Pemkab Bandung dinilai layak menjadi percontohan tingkat nasional dalam implementasi program strategis nasional terutama program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Staf Akhli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam) Republik Indonesia (RI) dalam Sosialisasi Program MBG Tingkat Kabupaten Bandung 2025.

Acara digelar di Gedung Mohamad Toha, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (1/10/2025).

Acara yang dirangkai dengan rapat koordinasi tersebut, dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Ali Syakieb, jajaran Forkopimda, para camat, kepala desa, hingga SPPG dan SPPI se-Kabupaten Bandung.

Staf Ahli Bidang Ketahanan Nasional Kemenkopolkam RI, Marsekal Muda TNI Oka Prawira mengapresiasi langkah Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai berhasil mengimplementasikan tiga program prioritas nasional di Kabupaten Bandung. Diantaranya program MBG, Sekolah Rakyat hingga Koperasi Merah Putih.

Bahkan ia menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bandung dinilai mampu menjadi percontohan atau pilot project bagi kabupaten/kota lain di Indonesia.

Baca Juga:  MK Kabulkan Pencabutan Gugatan APBN 2026 Terkait Program Makan Bergizi Gratis

“Saya melihat Kabupaten Bandung adalah salah satu daerah yang harusnya menjadi acuan bagi daerah lain dalam implementasi program strategis nasional terutama MBG. Kabupaten/kota lain harus mencontohKabupaten Bandung,” ujar Oka usai pertemuan.

Oka menyebut salah satu faktor utama Pemkab Bandung layak dijadikan percontohan oleh daerah lain yakni, faktor kepemimpinan dan komitmen kuat yang ditunjukkan kepala daerah yakni Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam menyukseskan program strategis nasional.

“Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna sukses mengorkestrasi seluruh jajaran Forkopimda. Ini soal kepemimpinan. Forkopimda bisa jalan kalau kepemimpinan kuat. Kang DS ini luar biasa,” ungkap Oka sambil tersenyum.

Kang DS juga dinilai berhasil membangun kolaborasi dan sinergi dengan berbagai elemen dan kepentingan sehingga program strategis nasional di Kabupaten Bandung berjalan lancar dan tanpa kendala berarti.

Baca Juga:  Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp101,1 Triliun, Jangkau 63,13 Juta Penerima

Tak hanya itu, Pemkab Bandung juga berhasil mengatasi berbagai permasalahan di lapangan, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi masalah yang mungkin muncul.

Konsultasi dan evaluasi berkala dinilai menjadi kunci mengapa program strategis nasional di Kabupaten Bandung berjalan.

Langkah-langkah optimalisasi SOP (Standard Operasional Prosedur) dan penguatan teknis MBG yang sudah dilakukan Kabupaten Bandung bisa dijadikan contoh daerah-daerah lain.

SOP teknis yang sudah berjalan, coba dibuat tertulis agar bisa dijadikan rujukan,” jelas Oka.

Kehadiran Satgas MBG, pola sosialisasi yang intensif, hingga penguatan teknis di lapangan adalah langkah konkret yang patut ditiru.

Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah ini. Ini akan kami rekomendasikan kepada Pak Menko agar ini menjadi rujukan bagi daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja rombongan Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia ke Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Sidak di PT.Tirta Investama Darmaga Subang, Dedi Mulyadi: Muatan Melebihi Batas tapi Upah Supir Truk Terbatas

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami Kabupaten Bandung dapat menerima kunjungan Kemenkopolkam. Terima kasih atas berbagai arahan dan masukan untuk kami,” ujar Kang DS.

Kang DS juga menyampaikan optimismenya bahwa seluruh dapur SPPG yang berjumlah 361 unit, akan beroperasi seluruhnya pada Desember 2025 mendatang dengan sasaran lebih dari 1,2 juta jiwa penerima manfaat, terutama anak-anak, balita dan ibu hamil dan menyusui.

Untuk menjamin kualitas, setiap SPPG diwajibkan mengirimkan 20 orang relawan untuk mendapatkan pelatihan khusus sehingga penyajian makanan higienis benar-benar terjaga.

“Insya Allah kami di Kabupaten Bandung siap mendukung dan menyukseskan program strategis nasional yang digagas Pak Presiden Ptabowo, karena program-program ini sangat dinantikan masyarakat,” tandas Bupati Bandung.***

 

Penulis : A Rahmat

Editor : Gr

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru