Tim Pelaksana Proyek Desa Tenajar Membantah Tuduhan Polusi Debu, Opal Pastikan Upaya Pencegahan

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pelaksana Proyek Desa Tenajar Membantah Tuduhan Polusi Debu, Opal Pastikan Upaya Pencegahan Polusi Debu

Tim Pelaksana Proyek Desa Tenajar Membantah Tuduhan Polusi Debu, Opal Pastikan Upaya Pencegahan Polusi Debu

 

Deltanusantara.com – Pemberitaan yang beredar, perihal kegiatan urugan tanah merah di Desa Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu tepatnya di blok Makam.

Dalam berita yang dimuat disalah satu media online disampaikan bahwa dampak dari aktivitas pengurugan tanah itu menimbulkan polusi debu yang mengganggu pada aktivitas serta kesehatan warga sekitar.

Opal selaku kepala pelaksana membantah tudingan tersebut, dikatakannya bahwa akses jalan yang di lalui kendaraan proyek dalam sehari 6 sampai 7 kali dilakukan penyiraman.

Opal sangat menyayangkan apa yang ucapkan salah satu anggota DPRD Indramayu yang mengatakan bahwa dampak dari aktivitas mobil pengangkut material proyek pengurugan hingga menimbulkan polusi debu, hingga mengganggu kesehatan.

Saya membantah pernyataan dari anggota dewan Kiki Arindi. Karena itu tidak benar,” katanya. Rabu (14/5/2025).

Opal menegaskan bahwa pihaknya selalu melakukan penyiraman hingga sehari sampai 7 kali untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya dampak debu tersebut.

Saya berharap beliau selaku anggota DPRD harusnya bijak dan turun langsung ke lokasi, jangan membuat statement bikin gaduh,”ucapnya.

Jadi, Pa Dewan Kiki itu, hanya mendengar keluhan masyarakat, dan beliau itu, melihat ke lokasi pada malam hari, saat aktivitas kegiatan berhenti,” jelasnya.

Perlu saja jelaskan disini bahwa, sebelum pelaksanaan proyek pelaksanaan dimulai, kami sudah melakukan pengerasan dengan pengurugan menggunakan batu jagung.

Semua itu bertujuan agar jalan tidak ambles dan untuk mengurangi volume polusi debu, untuk memperbaiki jalan dengan pengecoran ataupun di hotmix, ini kan, masih tahap pekerjaan,”ucapnya.

Lebih jauh Opal menjelaskan bahwa, pengerjaan proyek tersebut, pelaksannya melibatkan warga desa sekitar sebagai pekerja, sehingga dapat memastikan bahwa proyek tersebut bermanfaat bagi masyarakat lokal.

“Saya telah melakukan upaya preventif, lanjutnya, untuk mengantisipasi dampak negatif dari pelaksanaan proyek, termasuk membahas dan menyerap aspirasi masyarakat dalam musyawarah bersama stakeholder terkait.

Diarea kawasan jalan ini, ada pasilitas publik seperti sekolah Dasar dan yang lainnya, tentunnya, kita akan menjaganya jangan sampai terganggu dengan adanya aktivitas proyek.

Dengan demikian, tim pelaksana proyek di Desa Tenajar berkomitmen untuk menjalankan proyek dengan baik dan meminimalkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar,”ungkapnya.

Awak media Deltanusantara.com sempat melakukan penelusuran terkait isu tersebut dengan mengunjungi salah satu Sekolah SD Riyadlul Muta’ Alim Jln. Pertamina RT 01/RW 03.

Saat diminta konfirmasi terkait polusi debu tersebut, Yayah fatkhiyah., Spd selaku kepala yang awak media temui di ruang kerjanya menyatakan bahwa, polusi debu itu tidak ada.

Alhamdulillah kalau untuk pengerjaan proyek sekarang itu tidak ada polusi debu, kondisi jalan juga ya, Alhamdulillah tidak ada masalah,” ujarnya.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
Milad Ke 5 MA-PK Sunan Gunung Djati Tanjungsiang Bagikan Takjil Bagi Para Santri  
Suasana Haru, Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Tanah Longsor Cisarua yang Telah Teridentifikasi  

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:48 WIB

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:37 WIB

Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola

Senin, 9 Maret 2026 - 21:26 WIB

Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:28 WIB

Safari Ramadhan di Kasomalang, Kang Rey Sampaikan Komitmen Pembangunan Rumah Sakit dan Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB