Deltanusantara.com – Pemkab Indramayu meluncurkan gerakan Indramayu Berzakat 2025. Program ini bertujuan dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesalehan sosial.
Program tersebut diluncurkan dalam acara Safari Ramadan yang berlangsung di eks Kawedanaan Karangampel, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat. Rabu 18 Maret 2025.
Gerakan ini sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun lembaga, untuk berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Baca Juga:
Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional
Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”
Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melalui Wakil Bupati H. Syaefudin menyampaikan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi angka kemiskinan jika dikelola dengan optimal.
“Dengan adanya gerakan Indramayu Berzakat, kita ingin membangun solidaritas sosial yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat secara tepat sasaran,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga instrumen sosial untuk mewujudkan keadilan ekonomi.
Melalui kolaborasi yang solid, dana zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk dalam bentuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta program pendidikan.
Baca Juga:
Berani Tanpa Modal Uang, Sami’an Guncang Tradisi Mahar Politik dan Sentil Pengelolaan Tanah Ganjaran
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
Gerakan ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk para ulama dan tokoh masyarakat.
Mereka menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Bupati dalam menggerakkan masyarakat untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Gerakan Indramayu Berzakat diharapkan mampu membawa perubahan nyata dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesalehan sosial,” kata H. Syaefudin.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, mengatakan bahwa pada bulan Ramadan ini pihaknya menyalurkan manfaat zakat sebesar Rp2.092.750.000,-, sedangkan untuk eks Kawedanaan Karangampel, jumlah yang disalurkan mencapai Rp306.000.000.***
Baca Juga:
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Editor : Dna Yaya
Sumber Berita : Diskominfo






