DN.com – Kabar menggembirakan datang dari Desa Kalihurip. Lapangan sepak bola desa yang selama ini menjadi ruang aktivitas warga, kini bertransformasi menjadi pusat pembinaan generasi muda setelah diresmikannya Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Pratama.
Peresmian yang dilakukan langsung oleh Kepala Desa Kalihurip, Jajang Herman akrab disapa Jahe disambut antusias oleh masyarakat.
Puluhan anak tampak hadir bersama orang tua mereka, menandai dimulainya langkah baru dalam pembinaan sepak bola di tingkat desa.
SSB Bintang Pratama tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis bermain sepak bola.
Lebih dari itu, lembaga ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter, menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta semangat pantang menyerah kepada para peserta didik.
Bagi Jahe, sepak bola merupakan media efektif untuk membangun mental generasi muda agar lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Langkah ini bukan sekadar gagasan. Jahe turun langsung sebagai pendiri sekaligus penanggung jawab program. Untuk mendukung kualitas fasilitas, ia menginisiasi pendanaan melalui kombinasi dana pribadi serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan di sekitar wilayah Kalihurip.
“Pembangunan tidak melulu soal infrastruktur fisik seperti jalan atau bangunan. Investasi paling berharga adalah manusia.
Saya ingin anak-anak di desa ini memiliki ruang untuk bermimpi dan meraih prestasi dari lapangan ini,” ujar Jahe, Senin (13/6/2026).
Inisiatif ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan sektor swasta dalam menciptakan ruang positif bagi anak-anak.
Kini, melalui SSB Bintang Pratama, harapan besar mulai tumbuh di Desa Kalihurip. Dari lapangan sederhana ini, diharapkan lahir talenta-talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Karawang hingga ke tingkat nasional.***
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Moh. Asep