Dedi Mulyadi Bongkar Lobi Tambang di Bogor Barat, Tegaskan Tak Akan Buka Sebelum Infrastruktur Siap

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini belum akan membuka kembali aktivitas tambang sebelum infrastruktur pendukung benar-benar siap, khususnya jalur khusus angkutan tambang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini belum akan membuka kembali aktivitas tambang sebelum infrastruktur pendukung benar-benar siap, khususnya jalur khusus angkutan tambang.

DN.com – Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memicu perhatian publik di tengah polemik tambang di Bogor Barat. Jum’at (8/5/2026).

Ia mengungkap bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto sempat beberapa kali menemuinya untuk membahas rencana pembukaan kembali tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang.

Menurut Dedi, pertemuan tersebut tidak hanya menyampaikan aspirasi masyarakat sekitar tambang, tetapi juga mencakup keinginan untuk mempertemukannya langsung dengan para pengusaha tambang.

Namun, ia menegaskan tidak akan mengambil keputusan di bawah tekanan pihak mana pun.
“Saya harus menjaga integritas.

Baca Juga:  Korlantas Polri dan Dedi Mulyadi Sepakati Kemudahan Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama

Kebijakan tidak boleh ditentukan oleh kepentingan kelompok tertentu, tetapi harus berdasarkan sistem dan kepentingan masyarakat luas,” tegas Dedi Mulyadi.

Ia menekankan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini belum akan membuka kembali aktivitas tambang sebelum infrastruktur pendukung benar-benar siap, khususnya jalur khusus angkutan tambang.

Dedi juga menyoroti dampak panjang yang selama ini dirasakan warga Bogor Barat.

Aktivitas truk tambang disebut telah menyebabkan kerusakan jalan, kemacetan parah, hingga meningkatnya angka kecelakaan.

“Warga sudah terlalu lama menanggung beban. Jalan rusak, macet berjam-jam, bahkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa. Ini tidak bisa dibiarkan terus,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Luncurkan Operasi Besar Sungai Citarum

Ia menggambarkan kondisi warga Parung Panjang yang harus menghadapi perjalanan ekstrem setiap hari saat bekerja ke Jakarta.

Banyak di antaranya baru tiba di rumah menjelang tengah malam, lalu harus kembali berangkat dini hari demi menghindari kemacetan.

“Ini bukan hanya soal fisik, tapi juga psikologis. Ada tekanan, kelelahan, bahkan depresi akibat kondisi jalan dan lalu lintas yang tidak manusiawi,” kata Dedi.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jabar kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan hingga perbatasan Banten.

Baca Juga:  MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Ajak Siswa Kembali Belajar dengan Semangat Baru

Proyek ini menjadi syarat utama sebelum aktivitas tambang kembali dipertimbangkan. Pernyataan Dedi Mulyadi langsung menuai beragam respons di media sosial.

Sebagian besar warga mendukung sikap tegas tersebut karena dinilai berpihak pada masyarakat yang selama ini terdampak langsung aktivitas tambang.

Meski demikian, polemik diperkirakan masih akan berlanjut. Desakan dari sebagian pelaku usaha untuk membuka kembali tambang terus bergulir.

sementara pemerintah provinsi tetap bersikukuh menunggu pembangunan jalur khusus tambang rampung terlebih dahulu.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru