DN.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak pernah meminta guru untuk mengendus makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum makanan dibagikan kepada siswa. Kamis (24/9/2026).
Penegasan tersebut disampaikan BGN merespons video seorang guru yang viral di media sosial dan mengaku diminta mencium atau mengendus makanan MBG sebelum diberikan kepada peserta didik.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny menjelaskan, keterlibatan guru dalam pelaksanaan program MBG antara lain sebagai edukator serta melakukan tes organoleptik terhadap makanan.
“Perlu kami sampaikan bahwa Badan Gizi Nasional tidak pernah meminta para guru untuk mengendus-endus makanan dalam konteks narasi yang disampaikan oleh guru yang bersangkutan dalam video tadi,” kata Tysa dalam keterangan resmi.
Menurut Tysa, tes organoleptik merupakan pemeriksaan untuk menilai kualitas makanan menggunakan pancaindra sebelum makanan diberikan kepada siswa penerima manfaat.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengamatan terhadap warna dan tekstur makanan, mencium aroma, serta mencicipi makanan.
“Lalu apa itu kemudian tes organoleptik? Tes organoleptik adalah tes untuk menilai kualitas makanan melalui pancaindra sebelum diberikan ke siswa penerima manfaat dengan cara melihat warna dan tekstur makanan, mencium aroma makanan, dan mencicipi makanan,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan terhadap makanan, guru juga memiliki peran sebagai edukator sebelum siswa menyantap menu MBG.
Edukasi tersebut antara lain mengingatkan siswa untuk mencuci tangan, berdoa sebelum makan, duduk dengan tertib, serta memberikan pemahaman mengenai kandungan gizi dalam makanan yang disajikan.
BGN kembali menegaskan bahwa tidak terdapat instruksi kepada guru untuk secara khusus mengendus makanan sebelum disantap oleh siswa.
“Jadi tidak ada ya, sekali lagi tidak ada permintaan BGN kepada guru untuk mengendus-endus makanan sebelum disantap oleh siswa,” tutur Tysa.
Sebelumnya, video seorang guru yang memprotes kewajiban mencium atau mengendus makanan MBG sebelum dibagikan kepada siswa viral di media sosial.
Dalam video tersebut, guru itu mempertanyakan prosedur yang menurut pengakuannya mengharuskan guru mencium makanan sebelum diberikan kepada murid.
“Cium dulu, diendus-endus dulu katanya, harus (dicium dulu)…. Ada yang bilang gitu, coba ini sebanyak gini harus diendus-endus semuanya.
Jadi tiba-tiba berubah fungsi guru, jadi anjing pelacak sekarang,” kata guru tersebut dalam video yang beredar.***
Penulis : Redaksi