DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan renovasi Stadion Si Jalak Harupat pada 2027. Pembenahan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas stadion agar semakin siap digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola berskala internasional.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, rencana renovasi akan dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung. Kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam waktu dekat.
Melalui kerja sama itu, kedua pemerintah daerah akan berbagi peran dalam pengelolaan dan pembenahan berbagai fasilitas stadion yang berlokasi di Kabupaten Bandung tersebut.
“Kita bikin MoU kerja sama antara Pemprov dengan Pemda, mengelola bersama Stadion Si Jalak Harupat sehingga tahun 2027 direnovasi, kekurangan-kekurangan diperbaiki biar berstandar,” kata Dedi Mulyadi, Rabu (14/10/2026).
Dedi menegaskan, kolaborasi antarpemerintah daerah diperlukan agar pembenahan stadion dapat berjalan optimal.
Dengan peningkatan kualitas fasilitas, Stadion Si Jalak Harupat diharapkan semakin memenuhi persyaratan untuk menjadi salah satu venue pertandingan sepak bola internasional.
“Kita kerja samakan, jadi nanti kita bareng-bareng untuk segala macam sehingga kalau ada pertandingan-pertandingan berstandar internasional, nanti bisa menggunakan Jalak Harupat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyoroti kapasitas stadion sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kelayakan penyelenggaraan pertandingan internasional.
“Kalau ini kan kapasitasnya 35.000. Standarnya 40.000 untuk pertandingan internasional. Kalau 27.000 sudah aman, minimal itu mah internasional,” ujar Dadang.
Namun, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Stadion Si Jalak Harupat memiliki kapasitas 27.166 tempat duduk tunggal setelah menjalani renovasi untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.
Perbedaan angka kapasitas yang disampaikan Bupati Bandung dengan data PUPR tersebut perlu diklarifikasi lebih lanjut, termasuk mengenai standar kapasitas yang dimaksud untuk pertandingan internasional.
Rencana renovasi pada 2027 diharapkan tidak hanya memperbaiki kekurangan fasilitas, tetapi juga meningkatkan kesiapan Stadion Si Jalak Harupat dalam mendukung penyelenggaraan pertandingan sepak bola dan berbagai agenda olahraga berskala internasional.
Dengan sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung, pembenahan stadion ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai salah satu daerah yang memiliki fasilitas olahraga untuk menggelar ajang sepak bola bergengsi.***
Penulis : Redaksi