World Cleanup Day 2026, SMAN 1 Cisalak dan Forkopincam Bersihkan Alun-alun hingga Lingkungan Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 1 Cisalak bersama  Forkopincam Cisalak melaksanakan aksi bersih-bersih di Alun-alun Kecamatan Cisalak  memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026. Poto. Deltanusantara.com.

SMAN 1 Cisalak bersama  Forkopincam Cisalak melaksanakan aksi bersih-bersih di Alun-alun Kecamatan Cisalak  memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026. Poto. Deltanusantara.com.

 

DN.com – SMAN 1 Cisalak bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Cisalak melaksanakan aksi bersih lingkungan dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2026, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Jawa Barat terkait surat dari Country Lead River Cleanup Indonesia tentang permohonan kolaborasi kegiatan World Cleanup Day serta sosialisasi aksi ekologi dalam rangka World Cleanup Day Tahun 2026.

Kepala SMAN 1 Cisalak, Dadang Rosada, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut bersama Forkopincam Cisalak yang dipimpin langsung Camat Cisalak, Ida Halimah.

“Menindaklanjuti instruksi dari Gubernur Jawa Barat terkait kegiatan World Cleanup Day, kami dari SMAN 1 Cisalak bersama Forkopincam Cisalak melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Alun-alun Kecamatan Cisalak,” ujar Dadang.

Baca Juga:  Forkopincam Cisalak Monitoring Dapur SPPG, Pastikan Pelaksanaan MBG Sesuai SOP

Menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan guru dan peserta didik dengan tetap memperhatikan kondisi serta keselamatan seluruh peserta.

Selain melakukan pembersihan di ruang publik, pihak sekolah juga melaksanakan deep cleaning di lingkungan sekolah. Kegiatan dibagi menjadi dua kelompok agar pelaksanaannya lebih efektif.

Kelompok pertama melakukan pembersihan di area sekolah, meliputi ruang kelas, ruang guru, toilet, mushola, serta sejumlah fasilitas lainnya.

Sementara kelompok lainnya membersihkan lingkungan di sekitar sekolah hingga radius kurang lebih 300 meter pada sisi kiri, kanan, depan, dan belakang sekolah yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Dalam pelaksanaannya, peserta diarahkan untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengumpulan sampah nonorganik.

Dadang menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi dalam World Cleanup Day, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan kepada peserta didik.

Baca Juga:  Danramil 0505/Tjs: SPPG Jangan Jalan Sendiri, Program MBG Harus Dikawal Bersama

Sementara itu, Camat Cisalak Ida Halimah mengatakan kegiatan Jumat Bersih di Alun-alun Kecamatan Cisalak dan sejumlah lingkungan lainnya sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan bersama masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan Jumat Bersih kali ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat gerakan kebersihan lingkungan melalui tindak lanjut terhadap instruksi pemerintah daerah dalam rangka World Cleanup Day 2026.

“Sebenarnya kegiatan Jumat Bersih di Alun-alun dan lingkungan lainnya di Kecamatan Cisalak merupakan kegiatan yang rutin kami laksanakan.

Kebetulan pada Jumat kali ini ada surat instruksi dari Gubernur Jawa Barat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bupati Subang,” kata Ida.

Baca Juga:  Polisi Terbitkan DPO Tindak Pidana Penyebaran Informasi Perjudian dan UU ITE

Ia mengapresiasi keterlibatan SMAN 1 Cisalak, Forkopincam, guru, peserta didik, serta berbagai unsur lainnya dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, dengan kolaborasi ini pekerjaan menjadi lebih ringan dan lingkungan yang dibersihkan juga semakin luas.

Yang paling penting, kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi bagaimana membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Ida berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada momentum World Cleanup Day, tetapi dapat terus menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah, pemerintahan maupun masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya. Lingkungan yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.***

 

Penulis : Gr

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Pemuda Parongpong, Diduga Rakit Bom dan Sebar Tutorial di Grup WhatsApp
SPPG Cisalak Buka Ruang Evaluasi, Masukan Forkopimcam Jadi Bahan Perbaikan MBG
Danramil 0505/Tjs: SPPG Jangan Jalan Sendiri, Program MBG Harus Dikawal Bersama
Polsek Cisalak Tanam Jagung Hibrida di Lahan 4000 Meter Persegi, Perkuat Ketahanan Pangan
Forkopincam Cisalak Monitoring Dapur SPPG, Pastikan Pelaksanaan MBG Sesuai SOP
MTs Tanjungsiang dan SMAIT Budjemak Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Cikadu
Bacalon Kades Tanjungsiang Endang Suherman Dorong Kepedulian untuk Korban Kebakaran Cikadu
Baru Dilantik, PJ Kades Tanjungsiang Kunjungi Korban Kebakaran di Kampung Cikadu

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:29 WIB

Polda Jabar Tangkap Pemuda Parongpong, Diduga Rakit Bom dan Sebar Tutorial di Grup WhatsApp

Jumat, 18 September 2026 - 12:20 WIB

World Cleanup Day 2026, SMAN 1 Cisalak dan Forkopincam Bersihkan Alun-alun hingga Lingkungan Sekolah

Rabu, 16 September 2026 - 21:34 WIB

SPPG Cisalak Buka Ruang Evaluasi, Masukan Forkopimcam Jadi Bahan Perbaikan MBG

Rabu, 16 September 2026 - 18:13 WIB

Danramil 0505/Tjs: SPPG Jangan Jalan Sendiri, Program MBG Harus Dikawal Bersama

Rabu, 16 September 2026 - 17:54 WIB

Polsek Cisalak Tanam Jagung Hibrida di Lahan 4000 Meter Persegi, Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru