KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam OTT HGB Bogor, Nama Menteri ATR/BPN Disebut

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK masih melakukan penghitungan terhadap uang yang diamankan serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

KPK masih melakukan penghitungan terhadap uang yang diamankan serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

 

DN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai dalam jumlah ratusan miliar rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan proses pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, pada Senin (14/9/2026).

Informasi yang beredar menyebutkan, uang tersebut diduga berkaitan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Berdasarkan informasi dari sumber yang diperoleh, uang tunai tersebut ditemukan di rumah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto atau Gus Arif yang berada di kawasan CitraGrand.

Baca Juga:  Golkar Desak Dana MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Mekeng Siap Surati Presiden Prabowo

Arif disebut sebagai salah satu pihak yang turut diamankan dalam OTT KPK. Ia juga dikabarkan mengaku berperan sebagai penghubung antara Nusron Wahid dengan pihak PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Namun, informasi mengenai dugaan kepemilikan uang tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum memberikan konfirmasi terkait dugaan keterkaitan uang yang ditemukan penyidik dengan Menteri ATR/BPN maupun pihak-pihak tertentu  dalam perkara tersebut.

Baca Juga:  Wakapolri Optimis SMA Kemala Taruna Bhayangkara Jadi Model Pendidikan Unggulan

Budi hanya membenarkan bahwa dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan valuta asing (valas).

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai yaitu Rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper.

Baca Juga:  Menteri Pertahanan: Kendaraan khusus Maung MV3, Akan Digunakan Babinsa dan Bhabinkamtibmas 

Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” ujar Budi. Dikutip Selasa (15/9/2026).

KPK masih melakukan penghitungan terhadap uang yang diamankan serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.

Hingga kini, KPK belum secara resmi mengungkap identitas seluruh pihak yang diamankan maupun memastikan pihak yang diduga terkait dengan uang tunai ratusan miliar rupiah tersebut.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal: Harus Dikoreksi
Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Mahfud MD Usul Pengelolaan MBG Dialihkan ke Desa, Soroti Kontrak SPPG
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan, DPR Desak BGN Beri Kompensasi
Dasco Terima Aspirasi Kepala Desa, Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Mengemuka
RUU Perampasan Aset Dibahas, Akademisi FH UII Usulkan Istilah Penyitaan
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:17 WIB

KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam OTT HGB Bogor, Nama Menteri ATR/BPN Disebut

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal: Harus Dikoreksi

Senin, 14 September 2026 - 19:26 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

Sabtu, 12 September 2026 - 12:53 WIB

Mahfud MD Usul Pengelolaan MBG Dialihkan ke Desa, Soroti Kontrak SPPG

Jumat, 11 September 2026 - 20:54 WIB

Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan, DPR Desak BGN Beri Kompensasi

Berita Terbaru