Dedy Nur Palakka Bela Gibran: Kesalahannya Hanya Satu, Bersedia Dampingi Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Prabowo Subianto bersama Wapres Gibran usai pelantikan Presiden (Pilpres) 2024. 

Momen Prabowo Subianto bersama Wapres Gibran usai pelantikan Presiden (Pilpres) 2024. 

 

DN.com – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, melontarkan pembelaan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, satu-satunya kesalahan Gibran adalah bersedia mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, meski harus menghadapi berbagai risiko dan konsekuensi politik.

Dedy menilai, keputusan Gibran untuk terjun ke panggung politik nasional menunjukkan keberanian dalam mengambil tanggung jawab besar.

Padahal, sebagai anak muda sekaligus putra mantan Presiden Joko Widodo, Gibran dinilai memiliki pilihan untuk menjalani kehidupan pribadi bersama keluarganya tanpa harus terlibat dalam kerasnya persaingan politik nasional.

“Kesalahan Gibran Rakabuming Raka itu cuma satu, ia bersedia mendampingi Prabowo Subianto dengan segala jenis risikonya,” kata Dedy dalam pernyataannya di media sosial X, dikutip Rabu (14/10/2026).

Baca Juga:  Dian Wahyudi Nomor Urut 4 di Pilkades Leles, Usung Visi Desa Maju dan Mandiri

Menurut Dedy, pilihan Gibran tersebut menjadi kekuatan tersendiri di tengah dinamika politik Indonesia yang dinilainya masih diwarnai konflik dan perseteruan antarelite.

Ia berpandangan, keterlibatan Gibran dapat menjadi simbol kehadiran generasi muda yang bersedia mengambil peran dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Anak muda, menurutnya, tidak seharusnya hanya menjadi penonton dalam proses politik yang menentukan perjalanan Indonesia.

“Ia memilih mengambil tanggung jawab besar itu secara bersemangat dan dengan lantang di atas panggung sejarah ia bersuara, ‘Saya sudah ada di sini’,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Dilantik Jadi Presiden RI Periode 2024 - 2029, Sorenya Jokowi Langsung Pulang ke Solo

Dedy juga menyoroti sikap apatis sebagian kalangan muda terhadap politik. Ia menilai, kejenuhan tersebut tidak terlepas dari perilaku sejumlah elite politik yang kerap mempertontonkan konflik dan perseteruan di ruang publik.

Padahal, menurut dia, politik semestinya menjadi sarana untuk membangun persatuan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan sebagai satu bangsa.

Namun, perilaku sebagian elite justru dinilai lebih sering memicu pertentangan daripada membangun kebersamaan.

Dalam pandangannya, Gibran mungkin melihat perlunya pendekatan berbeda untuk menjawab persoalan tersebut.

Akan tetapi, keputusan untuk terjun langsung ke panggung politik nasional juga membuat Wakil Presiden itu menghadapi beragam kritik dari berbagai kalangan.

Baca Juga:  Pidato Hidup Sederhana, Ahmad Muzani Tanggapi Pertanyaan Jurnalis Soal Hidup Mewah Pejabat Publik

Dedy pun melontarkan kritik keras terhadap kelompok elite yang dinilainya terus menyasar Gibran.

Ia mengibaratkan pola pikir sebagian elite tersebut seperti sistem operasi lama yang tidak lagi bisa diperbarui dan hanya layak dibuang atau dijadikan barang antik.

Pernyataan itu menjadi bentuk kritik Dedy terhadap pola pikir politik yang dianggapnya sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman dan aspirasi generasi muda.

Meski demikian, pandangan tersebut merupakan penilaian Dedy terhadap posisi politik Gibran.

Perdebatan mengenai kepemimpinan, keterlibatan generasi muda, serta dinamika politik nasional tetap menjadi bagian dari ruang diskusi publik.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Heryanto Nomor Urut 2 di Pilkades Leles, Ajak Warga Bersatu Bangun Desa
Dian Wahyudi Nomor Urut 4 di Pilkades Leles, Usung Visi Desa Maju dan Mandiri
Komisi II Hormati Putusan MK, Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
Ketua KPU Jabar Diberhentikan, Ummi Terbukti Melanggar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu
Anggota DPRD Kabupaten Subang Periode 2024-2029 Gelar Reses Perdana Dimulai 2-7 Desember
Warga Antusias Sapa Presiden RI Prabowo Subianto Saat Nyoblos Pilkada di Bojong Koneng, Bogor
Prabowo Subianto Panggil 100+ Calon Menteri, Wakil Menteri dan Pimpinan Lembaga, Ini Daftar Lengkapnya
Sekitar 50 Calon Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Pemerintahan Prabowo Datangi Rumah Kertanegara

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Dedy Nur Palakka Bela Gibran: Kesalahannya Hanya Satu, Bersedia Dampingi Prabowo

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Heryanto Nomor Urut 2 di Pilkades Leles, Ajak Warga Bersatu Bangun Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Dian Wahyudi Nomor Urut 4 di Pilkades Leles, Usung Visi Desa Maju dan Mandiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:51 WIB

Komisi II Hormati Putusan MK, Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat

Senin, 2 Desember 2024 - 23:48 WIB

Ketua KPU Jabar Diberhentikan, Ummi Terbukti Melanggar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu

Berita Terbaru