PT Pos Cabang Cisalak Salurkan BLTS Kesra 2025, Rp900 Ribu Berjalan Lancar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penantian KPM Akhirnya Berujung: Surat Undangan Pencairan Bansos Sudah Mulai Disebar PT Pos

Penantian KPM Akhirnya Berujung: Surat Undangan Pencairan Bansos Sudah Mulai Disebar PT Pos

 

Deltanusantara.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Tahun 2025 di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, telah resmi disalurkan melalui PT Pos Indonesia Cabang Kecamatan Cisalak.

Penyaluran dilakukan tanpa potongan apa pun dan berlangsung sejak pagi di Kantor Pos Cisalak Jl. Raya Gardusayang. Senin (24/11/2025).

Pembagian BLTS Kesra dilakukan secara bergiliran dan terjadwal sebagai berikut:

– Senin, 24 November 2025:

– Desa Cigadog: 101 KPM

– Desa Cimanggu: 225 KPM

– Desa Cisalak: 262 KPM

Baca Juga:  Bupati Subang Apresiasi Donasi Guru untuk Korban Bencana Sumatera dan Subang Selatan

– Desa Sukakerti: 171 KPM

– Selasa, 25 November 2025:

– Desa Cupunagara: 325 KPM

– Desa Darmaga: 188 KPM

– Desa Gardusayang: 451 KPM

– Rabu, 26 November 2025:

– Desa Pakuhaji: 453 KPM

– Desa Mayang: 420 KPM

Pada hari ini sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 4 desa penerima BLTS Kesra melalui PT Pos Indonesia, dengan total dana Rp900 ribu per KPM yang disalurkan untuk tiga bulan – Oktober, November, dan Desember 2025.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Permudah Pajak Kendaraan Pelat Kuning, Cukup STNK dan KTP

Sementara untuk lima Desa lainnya akan disalurkan pada hari Selasa – Rabu 25-26 November.

Alhamdulillah Penyaluran berjalan lancar tanpa kendala, dengan distribusi mencakup 4 Desa,” kata Kapos Ahmad Kosim.

Menyoroti ada ketidakcocokan antara sumber data yang berbeda, ia mengungkapkan harapannya agar pihak berwenang atau pihak yang bertanggung jawab segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya.

Ia menuturkan ada beberapa penerima manfaat yang tidak sesuai diantaranya nama dan NIK berbeda. Terlebih ada nama NIK nya berasal dari provinsi Palembang,”ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Subang Kang Rey Dikukuhkan sebagai Panglima Santri, Ketua FPP: Harapan Baru untuk Pondok Pesantren Subang

Ia juga menekankan bagi masyarakat penerima manfaat yang diwakilkan, maka yang mewakilinya harus membawa KTP dan KK asli.

Diwaktu yang sama Yosep Mardiana, Tenaga STKS Penataan Layanan Operasional (PLO) Kemensos Kecamatan Cisalak mengatakan, saya berharap program bansos dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan transparan,” ujaranya.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru