Jejak Dana Operasional Era Lukas Enembe Ditelusuri KPK, Nilainya Triliunan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Juru Bicara KPK Budi Prasetyo: Penyidik KPK menelusuri dugaan pencairan dana operasional Gubernur Papua tahun 2022 yang diduga fiktif dengan nilai mencapai triliunan rupiah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo: Penyidik KPK menelusuri dugaan pencairan dana operasional Gubernur Papua tahun 2022 yang diduga fiktif dengan nilai mencapai triliunan rupiah.

 

DN.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Terbaru, penyidik KPK menelusuri dugaan pencairan dana operasional Gubernur Papua tahun 2022 yang diduga fiktif dengan nilai mencapai triliunan rupiah.

Pendalaman dilakukan dengan memeriksa lima saksi dari pihak perbankan, yakni Bank Mandiri Cabang Jayapura.

Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK pada 17-18 September 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, para saksi diperiksa untuk menggali informasi mengenai proses pencairan dana operasional Gubernur Papua pada 2022 yang diduga tidak didukung kegiatan sebenarnya.

Baca Juga:  KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

“Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Gedung Merah Putih KPK tersebut, penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pencairan dana operasional Gubernur Papua tahun 2022, yang diduga fiktif, dengan nilai mencapai triliunan rupiah,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Kasus tersebut berkaitan dengan pengelolaan Dana Penunjang Operasional serta Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala dan Wakil Kepala Daerah Pemerintah Provinsi Papua periode 2020–2022.

Baca Juga:  KPK Tolak Permohonan Tahanan Rumah Abdul Wahid, Sebut Tak Ada Alasan Medis Mendesak

KPK sebelumnya memperkirakan kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp1,2 triliun.

Dugaan Belanja Fiktif

Dalam pengusutan perkara ini, KPK juga menduga terdapat penggunaan dana operasional untuk belanja yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

KPK sebelumnya mengungkap adanya ribuan kuitansi pembelian makanan dan minuman yang diduga fiktif.

Dugaan tersebut menjadi bagian dari materi penyidikan terkait penggunaan dana operasional pemerintah daerah.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Gubernur Papua Lukas Enembe dan mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Provinsi Papua Dius Enumbi sebagai tersangka.

Baca Juga:  Menkeu Buka Opsi Realokasi Anggaran MBG Mulai 2028, Sesuaikan Putusan MK

Namun, proses penyidikan terhadap Lukas Enembe dihentikan setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada 26 Desember 2023.

Sementara itu, penyidik KPK masih melanjutkan pengusutan terhadap perkara tersebut, termasuk menelusuri mekanisme pencairan dan penggunaan dana serta pihak-pihak yang diduga mengetahui atau terlibat dalam pengelolaannya.

Pemeriksaan terhadap lima saksi dari sektor perbankan menjadi bagian dari upaya KPK mengurai aliran dan proses pencairan dana operasional Gubernur Papua tahun 2022 yang kini tengah didalami.***

 

Penulis : Gr

Berita Terkait

Kejagung Periksa 7 Saksi, Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG Makin Didalami
KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam OTT HGB Bogor, Nama Menteri ATR/BPN Disebut
Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal: Harus Dikoreksi
Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Mahfud MD Usul Pengelolaan MBG Dialihkan ke Desa, Soroti Kontrak SPPG
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan, DPR Desak BGN Beri Kompensasi
Dasco Terima Aspirasi Kepala Desa, Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Mengemuka
RUU Perampasan Aset Dibahas, Akademisi FH UII Usulkan Istilah Penyitaan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:16 WIB

Jejak Dana Operasional Era Lukas Enembe Ditelusuri KPK, Nilainya Triliunan

Senin, 21 September 2026 - 18:44 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi, Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG Makin Didalami

Selasa, 15 September 2026 - 21:17 WIB

KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam OTT HGB Bogor, Nama Menteri ATR/BPN Disebut

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Prof Ryaas Rasyid Nilai Pemerintahan Prabowo Sudah Gagal: Harus Dikoreksi

Senin, 14 September 2026 - 19:26 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

Berita Terbaru