Suasana Haru, Batu Nisan Diserahkan untuk Dua Korban Tanah Longsor Cisarua yang Telah Teridentifikasi  

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan batu nisan bagi jenazah korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan batu nisan bagi jenazah korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

 

DN.com – Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan batu nisan bagi jenazah korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Jum’at (6/3/2026).

Penyerahan dilakukan Kamis (5/3/2026) sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terakhir kepada para korban yang telah teridentifikasi melalui proses pemeriksaan forensik.

Berdasarkan hasil rekonsiliasi dan pemeriksaan Tim DVI, dua nomor kantong jenazah yakni PM/062/022/DVI-CSR/063-BP dan PM/062/022/DVI-CSR/064-BP setelah uji DNA cocok dengan data ante mortem nomor 073, teridentifikasi sebagai Tiara Anisa (18 tahun), lahir di Bandung Barat pada 26 November 2008, beralamat Kampung Babakan RT 005/011, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Baca Juga:  Di Balik Rusaknya Jalan Sugio–Lamongan: Tambal Sulam Gagal, Warga Jadi Korban

Sementara itu, kantong jenazah PM/062/022/DVI-CSR/080-BP dengan hasil pemeriksaan DNA yang cocok dengan data ante mortem nomor 022, teridentifikasi sebagai Icah (46 tahun), lahir di Bandung pada 7 Agustus 1980, dengan alamat yang sama.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa penyerahan batu nisan merupakan bagian dari penanganan pascabencana untuk memastikan makam memiliki penanda yang layak dan sesuai identitas resmi.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan, Kabid Humas Polda Jabar Sambangi PWI Jabar Bahas Hoaks hingga UKW

Kehadiran keluarga menambah suasana haru dan menjadi momen penguatan bagi mereka yang ditinggalkan.

Perwakilan pihak terkait menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara profesional dan ilmiah melalui pencocokan DNA.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data sebelum diserahkan kepada keluarga, sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan kepastian.

“Dengan diserahkannya batu nisan tersebut, diharapkan keluarga korban dapat memperoleh ketenangan dan kepastian atas identitas anggota keluarga mereka yang menjadi korban bencana.

Baca Juga:  Polresta Bandung Raih Peringkat Pertama Pos Terpadu Tematik Operasi Ketupat Lodaya 2026

Pemerintah dan seluruh unsur yang terlibat juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di wilayah rawan longsor seperti Kecamatan Cisarua,” tutup Kabid Humas.***

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru