DN.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengikuti kegiatan Groundbreaking Sekolah Rakyat (SR) serentak nasional secara virtual di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi telah mencapai sekitar 10 persen, dengan masa kontrak pekerjaan hingga bulan Juni 2026.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Endin Samsudin berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Fasilitas dan Target Siswa
– Sekolah Rakyat akan menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA
– Fasilitas meliputi ruang kelas, asrama, ruang serbaguna, ruang makan, ruang ibadah, dan fasilitas olahraga
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
– Lahan seluas 5,4 hektare akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial untuk operasional Sekolah Rakyat
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2, dengan kontrak pekerjaan yang dimulai sejak 2 Desember 2025 dan akan berakhir pada 29 Juli 2026.***
Penulis : Redaksi






