DN.com – Sebanyak 1.051 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) atau KDKMP dilaporkan mengundurkan diri dari penugasan. Dikutip, Senin (5/10/2026).
Hal tersebut terjadi di tengah proses penempatan puluhan ribu manajer yang dipersiapkan untuk mengelola operasional Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.
Sebagian manajer bahkan mendatangi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara untuk membahas proses penempatan mereka.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, mengatakan kedatangan para manajer tersebut merupakan bagian dari proses pembahasan penempatan.
Agrinas mendapat mandat untuk membangun gerai sekaligus mengelola operasional KDKMP selama dua tahun pertama.
“Dengan itikad baik hendak mendiskusikan penempatan mereka, sebagian manajer KDKMP datang ke kantor Agrinas Pangan Nusantara, sebagai instansi yang diberi mandat untuk membangun gerai dan mengelola operasionalisasi KDKMP selama dua tahun pertama,” tulis Joao melalui akun Instagram @bung.joaomota, dikutip Minggu (4/10/2026).
Menurut Joao, para manajer yang datang langsung ke kantor Agrinas mengaku terkejut sekaligus terharu karena mendapat kesempatan untuk berdiskusi mengenai penempatan mereka.
“Para manajer ini mengaku terkejut dan terharu, karena langsung diterima untuk berdiskusi soal penempatan mereka,” ujarnya.
Dalam proses penempatan tersebut, sebanyak 27.099 manajer Kopdes Merah Putih disebut telah menandatangani offering letter sebagai tanda menerima penugasan.
Para manajer tersebut berasal dari berbagai daerah dan desa di Indonesia. Namun, tidak seluruh offering letter berujung pada penerimaan penugasan.
Joao mencatat sebanyak 969 orang menolak offering letter, sedangkan 532 lainnya dinyatakan kedaluwarsa.
“Sebanyak 969 orang menolak offering letter dan 532 kedaluwarsa,” tulis Joao.
Meski terdapat manajer yang mengundurkan diri atau tidak melanjutkan proses penugasan, Joao menyebut keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak hanya bergantung pada proses penempatan manajer.
Menurut dia, dukungan perangkat desa serta keterlibatan masyarakat setempat juga menjadi bagian penting dalam menjalankan dan mengembangkan koperasi tersebut.
Dengan demikian, proses penempatan manajer menjadi salah satu bagian dari persiapan operasional Kopdes Merah Putih yang masih berlangsung di berbagai daerah.***
Penulis : Redaksi