DN.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 36 anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin di lingkungan Polda Jawa Barat.
Pipit menegaskan, upacara PTDH bukan merupakan momentum yang membanggakan maupun bentuk penghargaan. Sebaliknya, PTDH menjadi bagian dari penegakan aturan dan disiplin di lingkungan kepolisian. Dikutip, Sabtu (12/9/2026).
“Upacara ini yang kita laksanakan bukanlah upacara kebanggaan, bukan pula untuk penghargaan, melainkan upacara pemberhentian tidak dengan hormat terhadap beberapa personel Polri yang telah melakukan pelanggaran disiplin,” ujar Pipit dalam sambutannya yang diunggah melalui akun Instagram @kapolda.jawabarat, pada Jumat (11/9/2026).
Menurut Pipit, tidak ada pimpinan kepolisian yang menginginkan anggotanya berakhir dalam upacara PTDH. Setiap personel yang diberhentikan merupakan kehilangan bagi institusi.
“Setiap pimpinan tidak ada yang menginginkan atau merencanakan upacara seperti ini. Kehilangan personel akibat PTDH merupakan kerugian bagi institusi,” katanya.
Meski demikian, Pipit menekankan bahwa Polri merupakan organisasi yang berlandaskan aturan, disiplin, etika, dan tanggung jawab. Karena itu, setiap personel wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Namun demikian, Polri adalah organisasi yang berlandaskan aturan, disiplin, etika, dan tanggung jawab,” ucapnya.
Ia menyebut PTDH merupakan konsekuensi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.
Penegakan aturan tersebut, kata Pipit, diperlukan untuk menjaga profesionalisme dan integritas institusi Polri.
Pipit juga menjadikan pelaksanaan PTDH sebagai bahan evaluasi sekaligus peringatan bagi seluruh personel Polda Jabar agar senantiasa menjaga disiplin dan tidak melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas.
“Kondisi tersebut menjadi keprihatinan bersama kita sekaligus peringatan pada seluruh anggota kita untuk senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam pengabdian,” tuturnya.
Ia mengingatkan seluruh anggota agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya serta tetap memegang teguh nilai-nilai pengabdian sebagai anggota Polri.
“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Pipit.
Pipit juga berpesan agar setiap personel memiliki niat yang baik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat harus dilandasi niat untuk beribadah.
“Insya Allah kalau niatnya baik, keluar dari rumah berniat ibadah, Insya Allah jalannya itu mulus-mulus saja,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan upacara PTDH tersebut, Pipit berharap seluruh personel Polda Jabar dapat mengambil pelajaran dan semakin memahami pentingnya menjaga disiplin, etika, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.***
Penulis : Moh Asep
Editor : GR