Kapolda Jabar Ingatkan Ormas dan LSM Jangan Ganggu Investasi, Tegaskan Tolak Premanisme di Karawang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jabar: Investasi Harus Dijaga, Premanisme Berkedok Ormas Tak Akan Ditoleransi.

Kapolda Jabar: Investasi Harus Dijaga, Premanisme Berkedok Ormas Tak Akan Ditoleransi.

 

DN.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto mengingatkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu iklim investasi di Kabupaten Karawang. Rabu (15/7/2026).

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi bersama perwakilan Ormas dan LSM di Aula Polres Karawang, pada Senin (13/7).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, jajaran Polda Jawa Barat, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta puluhan perwakilan Ormas dan LSM.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa Karawang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga:  Polres Karawang Berubah Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Dilantik sebagai Kapolresta

Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta turut menjaga stabilitas keamanan demi keberlangsungan investasi.

Menurut Kapolda, investasi memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum yang berlaku.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik intimidasi, pemaksaan, pungutan liar (pungli), pemerasan, maupun tindakan melawan hukum lainnya yang dapat menghambat aktivitas dunia usaha.

“Polda Jawa Barat berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjamin kepastian hukum bagi para pelaku usaha dan investor.

Kami juga membuka ruang komunikasi agar setiap aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara santun dan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegas Irjen Pol. Pipit Rismanto.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Tinggi, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Transparan

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan Kabupaten Karawang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang memiliki kawasan industri bertaraf internasional dan menjadi salah satu tujuan utama investasi di Indonesia.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, transparan, dan kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kepastian hukum, serta penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Aep menambahkan, masuknya investasi memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah, mulai dari membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan di Hajatan Purwakarta Ditangkap di Sagalaherang Subang Saat Hendak Kabur ke Cianjur

Dalam forum tersebut, perwakilan Ormas dan LSM menyatakan komitmennya untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif guna menjaga iklim investasi di Karawang.

Mereka juga menyatakan siap mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, serta menolak segala bentuk intimidasi, pemerasan, pungutan liar, maupun tindakan melawan hukum yang dapat menghambat aktivitas investasi.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, Ormas, LSM, dan pelaku usaha agar Kabupaten Karawang tetap menjadi kawasan industri yang aman, kondusif, dan semakin menarik bagi para investor.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru