Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jawa Barat kembali menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai Senin 8  hingga 21 Juni 2026.

Polda Jawa Barat kembali menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai Senin 8  hingga 21 Juni 2026.

 

DN.com – Polda Jawa Barat kembali menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai Senin 8  hingga 21 Juni 2026.

Operasi lalu lintas berskala besar ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jabar dengan mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik”.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Baca Juga:  Polda Jabar Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 2,8 Miliar dalam Operasi Antik Lodaya 2025

Menurutnya, perkembangan teknologi dan modernisasi pelayanan publik mendorong Korps Lalu Lintas Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum di bidang lalu lintas.

“Kehadiran ETLE menjadi langkah strategis untuk menciptakan penegakan hukum yang lebih transparan, objektif, dan akuntabel.

Langkah ini juga sekaligus meminimalisir interaksi langsung antara petugas dan masyarakat dalam kegiatan penindakan di lapangan,” ujar Raydian, pada Minggu (7/6/2026).

Baca Juga:  Kapolri Rotasi Sejumlah Pamen Polda Jabar, Kapolresta Bandung dan Bogor Berganti

Ia menjelaskan, penerapan sistem elektronik tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menekan potensi pelanggaran maupun penyimpangan dalam proses penindakan.

Selain itu, penggunaan ETLE juga diyakini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri, khususnya di bidang lalu lintas.

Meski demikian, Raydian mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan penegakan hukum lalu lintas di lapangan, sehingga diperlukan transformasi yang lebih optimal melalui penerapan sistem ETLE.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru