Terminal Cicaheum Resmi Ditutup, Kini Beralih Fungsi Jadi Depo BRT

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasional bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, resmi berakhir. Seluruh layanan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dihentikan dan dialihkan sepenuhnya ke Terminal Leuwipanjang.

Operasional bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, resmi berakhir. Seluruh layanan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dihentikan dan dialihkan sepenuhnya ke Terminal Leuwipanjang.

 

DN.com – Operasional bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, resmi berakhir. Seluruh layanan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dihentikan dan dialihkan sepenuhnya ke Terminal Leuwipanjang kebijakan ini dimulai pada Selasa (26/5/2026) lalu.

Penutupan terminal legendaris di kawasan Bandung Timur ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem transportasi publik. Sabtu (30/5/2026).

Ke depan, area Terminal Cicaheum akan dialihfungsikan menjadi depo utama Bus Rapid Transit (BRT), proyek strategis pemerintah pusat untuk mengurai kemacetan di wilayah Bandung Raya.

Baca Juga:  Antusias Peserta di Gerak Jalan Sehat Milad ke 58 MTs Tanjungsiang, Wujudkan Semua Pasti Raih Impian Tinggi

Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, mengonfirmasi bahwa penghentian operasional dilakukan setelah adanya surat edaran resmi dari pemerintah pusat yang telah ditindaklanjuti oleh pihak pengelola.

“Berdasarkan hasil rapat dan surat edaran, seluruh bus AKAP dan AKDP kini dialihkan ke Terminal Leuwipanjang,” ujar Asep.

Dampak kebijakan ini langsung terlihat dari pergeseran arus transportasi di Kota Bandung. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan bus yang sebelumnya terpusat di Cicaheum kini berpindah ke wilayah selatan kota.

Asep menyebutkan, dalam setengah hari pertama pelaksanaan kebijakan, sekitar 85 hingga 100 armada bus telah dialihkan ke Terminal Leuwipanjang.

Baca Juga:  Timsus Ditreskrimum Polda Jabar Tangkap Terduga Pelaku Curanmor di Bogor, Tiga Motor Diamankan

Bahkan, untuk rute-rute padat seperti tujuan Kabupaten Garut, operasional bus di Cicaheum sudah sepenuhnya dihentikan.

Petugas di lapangan juga telah disiagakan untuk mengarahkan armada yang masih mencoba masuk ke area terminal agar segera beralih ke Leuwipanjang.

Meski layanan bus reguler telah ditutup total, aktivitas di Terminal Cicaheum belum sepenuhnya berhenti.

Sejumlah penumpang masih terlihat datang karena belum mengetahui adanya perubahan kebijakan.

Untuk mengantisipasi kebingungan masyarakat, pengelola terminal terus memberikan informasi melalui pengeras suara di area peron, sekaligus mengarahkan penumpang ke terminal tujuan yang baru.

Baca Juga:  Panen Perdana di Lahan Tadah Hujan Desa Sukaslamet, Wakil Bupati Indramayu: Apresiasi Kerja Keras Petani

Dalam masa transisi ini, operasional terbatas masih diberikan kepada angkutan kecil seperti elf yang masih dalam tahap penyesuaian.

“Untuk rute Garut, bus sudah tidak ada lagi di sini. Hanya angkutan kecil seperti elf yang masih beroperasi sementara,” pungkas Asep.

Dengan perubahan ini, Pemerintah berharap sistem transportasi di Bandung dapat menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mampu mengurangi tingkat kemacetan di kawasan perkotaan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru