Kabid Humas Polda Jabar: Pelaku Pembunuhan di Purwakarta Ditangkap di Subang, Sempat Melawan Petugas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

 

DN.com – Aparat Kepolisian berhasil meringkus pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian Dadang (58), tuan rumah hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu (4/4/2026), dan pelaku utama, berinisial YI (36), berhasil ditangkap pada Senin (6/4/2026) di wilayah Sagalaherang, Kabupaten Subang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tim gabungan Satreskrim Polres Purwakarta bersama Jatanras Polda Jawa Barat melakukan penangkapan saat YI bersembunyi di Jalan Alternatif Sagalaherang.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menuturkan bahwa penangkapan ini dilakukan setelah pelaku sempat melarikan diri usai kejadian.

“Siang pada Senin (6/4/2026), berhasil kami amankan pelaku utama yang melakukan pemukulan terhadap korban hingga meninggal dunia.

Baca Juga:  Kantor Cabang yang Tidak Produktif Tutup Dedi Mulyadi: Perintahkan Direksi Bank Jabar Diganti dan Kurangi Pegawai

Saat ini sudah diamankan dan menjalani proses penyidikan,” ujar AKBP Anom.

Ia menambahkan bahwa pelaku sempat melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya potongan bambu yang digunakan untuk menganiaya korban, pakaian korban dan pelaku, rekaman video, serta botol sisa minuman keras.

Kronologi Kejadian dan Latar Belakang Pelaku

Peristiwa tragis tersebut bermula pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban tengah menggelar pesta pernikahan anaknya.

Pelaku YI, yang datang dalam kondisi mabuk, meminta uang sebesar Rp500 ribu kepada tuan rumah untuk membeli minuman keras.

Baca Juga:  Jelang Libur Panjang Nataru, Kepala Sekolah SMK Bina Nusantara: Manfaatkan Hari Libur Dengan Hal Positif Kreatif dan Inovatif

Permintaan tersebut sempat dituruti dengan pemberian Rp100 ribu, namun ditolak oleh pelaku.

Dalam kondisi emosi dan terpengaruh alkohol, pelaku membuat keributan hingga akhirnya memukul korban menggunakan bambu dan tangan kosong.

Akibat serangan tersebut, Dadang terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Korban sempat dibawa ke RS Bakti Husada, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.20 WIB.

AKBP Anom menyebutkan bahwa YI merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang pernah dipidana pada tahun 2007 dengan hukuman tiga tahun penjara. Selain itu, pelaku juga diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

Penegasan Hukum dan Imbauan Kamtibmas

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong LPM Jadi Motor Pembangunan Desa dan Penggerak Ekonomi Warga

Selain YI, Polisi turut mengamankan seorang terduga lain berinisial K (35) yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap korban lainnya dan kini masih dalam pemeriksaan.

“Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti, yang menyebabkan korban meninggal dunia adalah pelaku YI,” kata Anom.

Atas perbuatannya, tersangka YI dijerat Pasal 466 Ayat (1) JO Pasal 466 Ayat (3) KUHPIDANA tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.

Polres Purwakarta menegaskan komitmennya untuk memberantas premanisme dan peredaran minuman keras yang seringkali menjadi pemicu tindak kriminal.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.***

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu
Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga
Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas
Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian
Pemprov Jabar Siapkan Pelatihan Berbasis SMK, Penuhi Kebutuhan 8.000 Pekerja VinFast Subang pada 2027
Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar
Stadion Si Jalak Harupat Direnovasi 2027, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung Siapkan Standar Internasional
Irjen Pol. Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Siap Lanjutkan Program dan Benahi Pekerjaan Rumah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sasar Hiburan Malam di Subang, Tim Gabungan Gelar Tes Urine hingga Amankan Dua Pengedar Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Kantongi Ratusan Butir Tramadol, Seorang Pria di Bogor Barat Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Edi Askari Ajak Siswa MA Al-Istiqomah Pahami Demokrasi dan Kepemimpinan Berintegritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tamu Bisnis Mengaku Ditolak Masuk Klaster Elit di Bandung, Security Minta Surat dari Kepolisian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi Mengemban Amanah Baru sebagai Wakapolda Jabar

Berita Terbaru