Prof. Tatacipta Dirgantara Resmi Dilantik sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2025-2030

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Tatacipta Dirgantara resmi di lantik sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB)  periode 2025-2030 di Aula Barat ITB, Kota Bandung, pada Senin (20/1/2025). Dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Prof. Tatacipta Dirgantara resmi di lantik sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB)  periode 2025-2030 di Aula Barat ITB, Kota Bandung, pada Senin (20/1/2025). Dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Deltanusantara.com – Prof. Tatacipta Dirgantara resmi di lantik sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB)  periode 2025-2030 di Aula Barat ITB, Kota Bandung, pada Senin (20/1/2025). Dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Bey mengungkapkan rasa bangga dan harapan besarnya terhadap kepemimpinan Prof. Tatacipta membawa ITB menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Rabu 22 Januari 2025.

“Sekali lagi selamat, hebat pisan, dan I’m very proud of you, pokonamah.

Saya yakin dan punya harapan bahwa ITB di bawah kepemimpinan Pak Tatacipta akan dapat menemukan bentuk terbaiknya,” ujar Bey dalam sambutanya.

“Saya meyakini bahwa visi besar yang ada di benak beliau menjadikan ITB sebagai perguruan tinggi kelas dunia bukan hanya isapan jempol belaka,” imbuhnya.

Baca Juga:  Soal Study Tour, Dedi Mulyadi Akan Copot Kepala Sekolah, Wakil Walikota Bandung Erwin Beri Tanggapan Begini!

Bey juga menceritakan sisi lain Prof. Tatacippta semasa muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu bergaul dengan berbagai kalangan, mulai dari siswa kutu buku hingga kelompok nongkrong.

“Pintar, tapi tetap membumi dan ramah kepada siapa saja. Kombinasi antara kecerdasan brilian dan kemampuan bersosialisasi ini adalah modal luar biasa yang akan membawa ITB semakin maju,” tambahnya.

Bey menegaskan pula bahwa ITB tidak hanya menjadi aset nasional, tetapi juga bagian penting dari masyarakat Bandung dan Jawa Barat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram, Gegara Suporter Persikas Protes di Acara Nganjang Ka Warga 

Ia mendorong ITB untuk lebih banyak turun ke lapangan, berinteraksi langsung dengan warga, dan memberikan solusi nyata bagi berbagai permasalahan lokal.

“Blusukan bukan hanya milik pejabat, tetapi juga bisa menjadi bagian dari visi ITB untuk memberikan manfaat konkret kepada masyarakat,” katanya.

Bey juga berharap ITB dapat terus menjalin kolaborasi erat dengan Pemda Provinsi Jawa Barat dan Pemda Kota Bandung.

Ia percaya bahwa keilmuan dan penelitian yang dihasilkan oleh para pakar di ITB mampu memberikan solusi terbaik untuk berbagai tantangan di Jabar.

Menjelang akhir masa jabatannya sebagai Pj Gubernur, Bey menyampaikan pesan khusus kepada Prof. Tatacipta agar menjaga kesehatan karena tugas besar menantinya.

Baca Juga:  Panitia HSN 2026 Kabupaten Subang Tegaskan Sarung Bukan Kewajiban: Hanya Imbauan Panitia

“Harapan masyarakat sangat besar. Semua ingin ITB unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Saya yakin dengan integritas dan kemampuan Prof. Tatacipta. Visi ITB sebagai inspirasi dan kebanggaan Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

Sebagai penutup, Bey mengutip moto ITB, In Harmonia Progressio, yang menurutnya menjadi jiwa dari perjalanan ITB di bawah kepemimpinan Prof. Tatacipta.

“Mari bergerak bersama warga, untuk warga sehingga maju bersama-sama. Saya doakan semoga Prof. Tatacipta sukses memimpin ITB dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. 

Simak update artikel terbaru di Google News

https://www.deltanusantara.com

Editor : Gerry

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru