Gandeng ITB, Dedi Mulyadi Gulirkan Beasiswa dari S1 hingga S3 untuk Anak Jabar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menggulirkan program bantuan pendidikan bagi 1.000 anak dari keluarga prasejahtera di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menggulirkan program bantuan pendidikan bagi 1.000 anak dari keluarga prasejahtera di Jawa Barat.

 

DN.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menggulirkan program bantuan pendidikan bagi 1.000 anak dari keluarga prasejahtera di Jawa Barat agar dapat melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Program strategis ini secara khusus menyasar siswa dari kalangan ekonomi kurang mampu. Dikutip, Selasa (3/11/2026).

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menegaskan bahwa menjamin akses pendidikan bagi anak-anak adalah salah satu cara paling efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Baca Juga:  Sejarah di Desa Sukakerti: Warga Berikan Apresiasi untuk Kunjungan Pertama Anggota DPRD Provinsi Edi Askari 

Melalui bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tersebut, para orang tua diharapkan tidak perlu lagi menjual aset demi membiayai sekolah anak.

Rencana tersebut disampaikan KDM dalam acara FinExpo 2026 yang mengusung tema “Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas” di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, pada Kamis (29/10/2026).

Menariknya, bantuan pendidikan ini tidak hanya menyasar calon mahasiswa baru. Pemprov Jabar juga menyediakan beasiswa lanjutan bagi 10 lulusan terbaik S1 ITB untuk meneruskan ke jenjang S2.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Polisi Telusuri Aman Yani, Dana Pensiun BJB Diduga Dicairkan Pihak Lain

Komitmen serupa diberikan kepada 10 lulusan terbaik S2 untuk melanjutkan studi hingga jenjang S3.

“Jurusannya (penerima beasiswa) nanti harus memiliki relevansi dengan pertumbuhan dan teknokrasi pembangunan di Jawa Barat,” pungkas KDM.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung Tuai Penolakan, Farhan Minta Warga dan Komunitas Skateboard Bermusyawarah
Kunjungi Subang, Menko PMK Tinjau Keluarga Rawan Stunting, Bupati Kang Rey Tegaskan Komitmen Penanganan
ETLE Jadi Fokus Operasi Patuh Lodaya 2026, Polda Jabar Dorong Pengendara Lebih Disiplin
Diduga Campur Kapur dan Garam, Produksi Pupuk Berlabel NPK di KBB Diselidiki
Bupati Subang: Deklarasikan Pilkades Damai 2026, 165 Desa Bersiap Gunakan Sistem Digital
Calon Kades Cicadas Nomor Urut 2, Asep Mulyana, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pilkades 2026
Polda Jabar Ingatkan Polisi Tak Arogan Saat Operasi Patuh Lodaya 2026
Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:58 WIB

Gandeng ITB, Dedi Mulyadi Gulirkan Beasiswa dari S1 hingga S3 untuk Anak Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 18:41 WIB

Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung Tuai Penolakan, Farhan Minta Warga dan Komunitas Skateboard Bermusyawarah

Senin, 2 November 2026 - 22:55 WIB

Kunjungi Subang, Menko PMK Tinjau Keluarga Rawan Stunting, Bupati Kang Rey Tegaskan Komitmen Penanganan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:11 WIB

ETLE Jadi Fokus Operasi Patuh Lodaya 2026, Polda Jabar Dorong Pengendara Lebih Disiplin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Diduga Campur Kapur dan Garam, Produksi Pupuk Berlabel NPK di KBB Diselidiki

Berita Terbaru