DN.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas dalam pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 yang salah satu venuenya berada di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Kesiapan tersebut mencakup pengamanan arus lalu lintas hingga pengawalan mobilitas pemain dan ofisial empat negara peserta Grup B yang akan bertanding di Stadion Si Jalak Harupat. Keempat negara tersebut yakni Pakistan, Vietnam, Filipina, dan Thailand.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol. Reydian Kokrosono mengatakan, pihaknya telah melaksanakan apel gelar pasukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan turnamen internasional tersebut.
“Kemarin sudah gelar pasukan, pengamanan FIFA U-17 di Soreang. Semua sudah siap, lalu lintas pun sudah siap,” kata Reydian di Markas Polda Jabar, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).
Reydian menjelaskan, pola pengamanan berada di bawah arahan Mabes Polri. Evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk menentukan skala prioritas pengamanan operasional di lapangan.
Selain pengamanan di kawasan stadion, Ditlantas Polda Jabar juga melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan kelancaran mobilitas para pemain dan ofisial, khususnya dalam perjalanan antarkota.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, keselamatan pemain dan ofisial menjadi salah satu perhatian utama kepolisian selama rangkaian turnamen berlangsung.
“Tim dari empat negara yang berlaga di Soreang harus kami jamin keamanan dan keselamatannya, terutama di jalan.
Jadi pengawalan, kemudian pengamanan rute perjalanan dilakukan secara melekat, dari mulai masa latihan sampai hari pertandingan,” jelas Hendra.
Untuk mendukung pengamanan, Polda Jabar telah menyiapkan skema pengamanan lalu lintas di sejumlah jalur menuju Stadion Si Jalak Harupat.
Sebelumnya, Polda Jabar menyebut pengamanan jalur arteri Kopo-Soreang dibagi dalam enam beat, mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang hingga kawasan stadion.
Pembagian wilayah pengamanan juga dilakukan secara terstruktur antara Polda Jabar dan Polda Metro Jaya.
Pengamanan di wilayah Jakarta menjadi tanggung jawab Polda Metro Jaya, sedangkan pengamanan di wilayah Jawa Barat ditangani Polda Jabar.
“Untuk di Jakarta, jajaran Jakarta Metro (Polda Metro Jaya) yang mengamankan. Sementara di wilayah Jawa Barat, kami yang mengamankan,” ujar Reydian.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari Operasi Garuda Bakti 2026 yang disiapkan untuk mendukung kelancaran FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain jalur transportasi, pengamanan juga mencakup kawasan stadion, lokasi akomodasi, serta tempat latihan para tim peserta.***
Penulis : Moh Asep
Editor : GR